Desa Dawung Dapat Award Untuk UMKM

Kediri, (MR)
Desa Dawung terkenal sebagai sentra peternak, dan penghasil telur asin, oleh sebab itu tahun 2016 telah menerima penghargaan yang tinggi, yaitu dapat AWARD dalam katagori inovasi terbaik bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Para penghasil telur asin merintis sudah sejak lama hingga pencapaian seperti seka-rang, dalam sehari omzet sudah mencapai jutaan rupiah. Desa ini memang berprestasi, atau terkenal sebagai sentra telur asin, ada belasan warga pengrajin, bergerak dalam bisnis ini.Mungkin letak daerahya yang sangat strategis udara yang sangat cocok dengan kondisi ternak.

Desa yang terletak diwilayah Ringin Rejo Kabupaten kediri kira-kira 15 kilometer dari pusat kota kearah selatan timur. Usaha ini sebagai unggulan produk, bukan hanya sekedar usaha rumah tangga, tapi telah menjadi bagian mata pencaharian warga.

Sangat lezat kuning telurnya mozer, dan rasa asinnya pas,tidak heran kalau usaha ini sangat berkembang, juga merupakan matapencaharian yang membawa berkah bagi warga, karena sekarang berjalan dengan lancar bahkan sudah mencapai luar kota.

MOCH.BURHANUDIN (Kepala Desa) mengatakan, ”Dengan terpilihnya desa kami mendapat penghargaan Award, kami sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan, dan kami harapkan bisa memotivasi masyarakat desa kami,agar lebih giat lagi dalam bekerja untuk meningkatkan kualitas hidup khususnya pada masyyarakat, dan pengusaha.”

Salah satu warga menanyakan, apakah tujuan, dan maksud award, kami menjelaskan, ”Tujuannya adalah untuk mendorong pengusaha mikro untuk tetap berprestasi juga sekaligus memacu pengusaha desa lain. Adapun sebuah penghargaan pasti memiliki sebuah nilai positif, merupakan bentuk apresiasi pada desa Dawung yang punya aktifitas dalam memajukan, memakmurkan, dan menyejahterakan warganya di perekonomian.

Hal ini merupakan amanah dari pemberi agar bisa meneruskan penghargaan pada sesama Desa. “Harapan desa semoga penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap para peternak dan pengusaha mikro, kecil, dan menengah bisa menularkan pada warga masyarakat ataupun sesama desa lain,” tutupnya >>Tris

Related posts