Demokrat Minta KPK Buka Identitas ‘Ketua Besar’

Jakarta,(MR)

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua meminta Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) segera mem-buka identitas dan memanggil sosok ketua besar bersama Angelina Sondak untuk diperiksa sebagai saksi.

Dengan demikian, wacana soal ketua besar tidak lagi meng-hancurkan Partai Demokrat karena digunakan pihak ketiga. “Saya kira tergantung KPK. Segera panggil Mirwan Amir dan Angelina. Supaya kasus ini tuntas. Partai ini jangan sampai hancur dan isu ini digunakan oleh pihak ketiga untuk hancurkan Demokrat,” ujar Max saat dihubungi Media, Sabtu (7/1).

Ia mengharapkan KPK tidak ragu mengusut dan memeriksa sang ketua besar. Sebab menu-rutnya, nama ketua besar mun-cul dalam pembicaraan bilateral antara Angelina dan Mindo Rosalina Manulang.  Hubu-ngan keduanya tidak multilateral sehingga tidak mungkin harus menyudutkan Demokrat. “Hubungan itu hanya khusus saja antara Angelina, Rosa dan ketua besar. Bukan dengan Demokrat secara general. Jadi Demokrat tidak pernah takut dan bahkan mendorong untuk diusut,” tegasnya.

Sejak awal, menurut Max, Demokrat telah meminta KPK segera usut tuntas siapa saja kader Demokrat yang terlibat. Tuntutan ini sejalan dengan keinginan Ketua Dewan Pem-bina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan pembersihan total Demokrat dari kader berma-salah.

“Para pendiri menginginkan Demokrat bersih. Kasihan partai ini didirikan dengan susah payah, tapi hancur dengan isu ini,” tegasnya.

Selain itu, menurut Max, jika KPK tidak segera mengusut ketua besar, selama itu pula nama Demokrat akan rusak. Max meminta KPK jangan mengam-bangkan Demokrat dengan membiarkan publik meng-komsumsi informasi bahwa ketua besar berasal dari Demokrat. “Citra Demokrat harus pulih sebelum 2014,” tegasnya.

Nama ketua besar beberapa kali disebutkan dalam BAP Mino Rosalina. Misalnya, BAP Rosa tanggal 10 Oktober 2011 menyebutkan ketua besar dalam percakapan antara Rosa dengan Angelina melalui Blackberry periode Maret 2010. >> Sahrial Nova

Related posts