Bombana, (MR)
Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus menggenjot pembangunan sarana kesehatan. Salah satunya pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Kabaena yang terletak di Desa Baliara, Kecematana Kabaena Barat. Pj. Bupati Bombana, Hj.Sitti Saleha, SE., M.Si telah meresmikan penggunaan RS yang menjadi kebanggaan masyarakat khususnya di Pulau Kabaena ini, Selasa (1/11).
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, pembangunan RS Pratama Kabaena merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen Pemerintah Daerah untuk senantiasa mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan masyara-kat yang lebih baik.
Karena itu, Bupati menuntut menejemen RS agar senantiasa melakukan pembenahan dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, berupa pelayanan berkualitas dan bermutu yang prosesnya dilakukan dengan mudah, murah, cepat dan nyaman.
Selain itu, kata dia, sebagai tempat pelayanan kesehatan, RS Paratama Kabaena diharapkan terus memberikan pelayanan paripurna dan prima serta terjangkau bagi masyarakat ekonomi lemah. “Harapan kita semua, untuk terus memberikan pelayanan yang paripurna dan prima, dan tetap dapat dijangkau oleh kemampuan ekonomi masyarakat, terutama masyar-akat dengan kemampuan yang terbatas ataupun sangat terbatas,” harapnya.
Pada kesempatan yang dihadiri sejumlah pejabat lingkup Bombana dan masyarakat Pulau Kabaena itu, Sitti Saleha, juga mengungkapkan rencana terobosannya dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, berupa program penempatan satu perawat di setiap desa yang diperkenalkan dengan nama program Satu Desa Satu Perawat.
Program ini merupakan pilot project di Sulawesi Tenggara yang akan menjadi menumen dan kenangan bersejarah sekaligus prestasi gemilang baginya setelah posisinya sebagai Pj. Bupati Bombana berakhir.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Bombana, dr.H.Sunandar, MM.,M.Kes mengatakan, dengan adanya RS Pratama Kabaena akan mempermudah mesyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dan akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil serta menjadikan pelayanan kesehatan semakin merata.
Mengakhiri sambutannya, mantan Direktur RSUD Kabupaten Bombana ini, mengingatkan kepada seluruh petugas di RS Pratama Kabaena agar senantiasa termotivasi dan bersemangat dalam menjalankan tugas serta menciptakan perasaan nyaman bagi pasien, dengan menunjukkan sikap yang ramah, tulus dan ikhlas dalam pelayanan sehingga pasien yang dirawat dapat sembuh dengan cepat.
Pembangunan RS Pratama Kabaena berlangsung selama tiga tahun menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Bombana, dengan total anggaran Rp.5.215.159.400, masing-masing, Tahun 2013 sebesar Rp.2.128.565.400, Tahun 2014 Rp.2.519.594.000 dan Tahun 2015 Rp.567.000. 000. Selain itu, juga telah digelontorkan dana Rp.787.056.900 untuk pengadaan peralatan kesehatan.
Terkait program Satu Desa Satu Perawat, Sunandar yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/11) mengatakan, saat ini regulasinya berupa Peraturan Bupati (Perbub) sedang diproses. “Perbup Satu Desa Satu Perawat sedang digodok. Akhir November 2016 sudah bisa ditandatangani Pj.Bupati,” ungkap Sunadar kepada Media Rakyat. >>HT
