Lamongan,(MR)
Peresmian outlet pelayanan dan peluncuran mobil Unit Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Keliling (UP3SK) serta launching Sistem Informasi Administrasi Kepen-dudukan (SIAK) KTP elektro-nik (e-KTP) tahun 2012, berlangsung di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabu-paten Lamongan, kemarin. Dalam kesempatan tersebut Fadeli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensuk-seskan program e-KTP 2012.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat dengan kesadaran tinggi untuk men-sukseskan program e KTP yang akan dimulai tahun depan,” ungkap Fadeli dalam sambu-tannya sekaligus meresmikan acara tersebut.
Fadeli menambahkan, perkembangan teknologi yang pesat dan derap langkah kehi-dupan yang cepat menuntut adanya kemudahan layanan dari pemerintah. “Sekaligus menuntut adanya jaminan keamanan data identitas pen-duduk yang menerima layanan KTP. Sementara kedepan, e-KTP yang berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) akan menjadi dasar bagi banyak layanan keseharian. Seperti pembuatan SIM, asuransi kesehatan, penerbangan dan lain-lain,”.ungkapnya
Turut hadir dalam acara itu, Team Leader Lembaga Jerman untuk Kejasama Internasional (GIZ/Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusamme-narbeit) yang lewat programnya Good Government in Population Administration (GG PAS) telah membantu pembenahan system administrasi kependu-dukan di Lamongan. Hadir juga bersamanya Senior Advisor GIZ Mochammad Jaedi dan Deputy Team Leader GIZ Swandy Sihotang.
Ernst Zehrfeld menyam-paikan perasaan senang karena telah menjalin kerja sama de-ngan pemerintah daerah yang kemarin dinonatkan sebagai peraih Investment Award bidang pelayanan peri-jinan. “Ini menunjukkan Lamongan sangat terbuka bagi investasi,” ujarnya. “Selama sembilan tahun terakhir, Pemerintah Jer-man telah mendukung reforma-si administrasi kependudukan Pemda Lamongan. Data admi-nistrasi kependudukan ini me-miliki nilai strategis diantaranya sebagai basis data pemilu, perencanaan daerah, maupun bantuan bantuan sosial. Kerja-sama ini menunjukkan respon yang sangat positif dari peme-rintah daerah,” tambahnya.
Kepala Dinas Kependudu-kan dan Pencatatan Sipil Lamo-ngan Mursyid menyebutkan jumlah penduduk Lamongan berdasar pendataan tahun 2010 mencapai 1.369.668 jiwa. Dengan komposisi laki-laki sebanyak 697.208 orang dan perempuan 364.516 orang. Penduduk terbanyak berada di Kecamatan Paciran sebanyak 93.307 orang. Dan paling sedikit ada di Kecamatan Sukorame sebanyak 21.455 orang.
Inventarisi Dinas Kependu-dukan dan Pencatatan Sipil juga menemukan adanya 17.546 data ganda warganya yang berada di wilayah Lamongan. Sementara berdasar koordinasi dengan Depdagri, data ganda warga Lamongan yang berada di luar wilayah Lamongan mencapai 36.302 jiwa.
Selama di lamongan, GIZ telah membantu memberikan pelatihan standard operating procedure (SOP) penerbitan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. Serta membe-rikan pelatihan kepada personil yang akan mengoperasikan unit kendaraan UP3SK beserta bantuan perlengkapan opera-sionalnya. Sementara dukungan dari Pemkab Lamongan berupa anggaran untuk mendukung pengadaan unit kendaraan UP3SK serta sharing renovasi ruang pelayanan dokumen kependudukan. >> HAN
