PEMERINTAH Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan ban-tuan pinjam pakai kendaraan kepada kepala SD dan SMP se-KKA, Kecamatan Siantan dan Tenaga, Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tarempa dan Rintis serta Lanal Tarempa. Serah terima bantuan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kepu-lauan Anambas pada Rabu (15/2) silam.
Kendaraan yang diberikan berupa 78 kendaraan roda dua (Motor) untuk kepala SD dan SMP, 2 Kendaraan roda tiga (Tosa) kepada kecamatan, 12 Tosa untuk 4 kelomok TKBM Tarempa, 2 Tosa untuk TKBM Rintis dan sebuah speedboat untuk Lanal Tarempa.
Drs.T.Mukhtaruddin mengatakan, “Saya harap kinerja saudara dalam melak-sanakan tugas dapat meningkat lebih maksimal dengan adanya kendaraan yang diberikan untuk saudara pinjam dan pakai, Mungkin patrtoli penga-manan dapat ditingkatkan lebih significant, lebih sering sehingga kita bisa mengurangi berbagai problem yang kita alami, di laut, kita pun bisa aman dari pengeboman dan illegal fishing” ungkap Tengku menyatakan harapannya.
Bupati juga berpesan kepada Camat Siantan, Ardhan,A.Ma “Pemanfaa-tannya untuk meningkatkan kebersihan kota Tarempa. Jangan disalahgunakan untk kepentingan pribadi. Tolong pergunakan kendaraan yang diberikan dengan maksimal,” pesan Tengku kepada Ardhan.
Khusus untuk kendaraan dinas yang diberikan kepada kepala sekolah SD dan SMP, Tengku dengan tegas meng-ingatkan agar kendaraan terse-but dipergunakan dengan bijaksana. “Saya wanti-wanti kepada saudara agar meng-gunakan kendaraan dinas de-ngan sewajarnya,”. Ketegasan Tengku sangat beralasan, pasalnya sering ditemukan kendaraan dinas yang digu-nakan diluar tugas kedinasan. “Saya pernah lihat dengan mata kepala saya sendiri ada anak kecil, mungkin SD atau SMP menggunakan kendaraan dinas, itu tidak boleh. Jadi tolong diperhatikan peraturan yang ada dan jangan sampai dilanggar,” ujar Tengku saat ditanya wartawan mengenai alasan ketegasannya tersebut.
Tengku memperingatkan bahwa kendaraan dinas hanya boleh untuk kendaraan operasional dan dilarang digunakan diluar kedinasan. “Jangan nanti platnya plat dinas tapi motor dipakai untuk membawa barang dagangan, tidak boleh. Kendaraan dinas juga tidak boleh keluar dari wilayah tugas anda. Misalnya bertugas di jemaja, tapi kendaraaan dinasnya diserah-kan kepada anaknya yang sekolah di Tarempa, itu juga pelanggaran” papar Tengku.
Selain itu tidak dibenarkan juga untuk mengubah keleng-kapan kendaraan,. “jangan sekali-kali mengubah keleng-kapan kendaraan. Anda terima lengkap, tolong rawat, jangan ada yang di preteli apalagi diganti-ganti. Selain itu harus diingat Kendaraan ini adalah kendaraan sekolah, jika orang-nnya pindah atau mutasi maka dengan otomatis kendaraan tersebut akan pindah tangan juga kepada orang yang mengisi jabatan yang diting-galkan. Jadi kalau ada kepala sekolah yang dimutasi, harap lapor kepada Pemda,” imbuh-nya.
Untuk menjaga ketertiban dalam penggunaan kendaraan dinas tersebut Pemda KKA akan menggelar razia secara berkala. “Jika ada pelangga-ran kita tarik kendaraan dinas-nya. jika ketahuan akan langs-ung kita tarik kembali,” papar Tengku menjelaskan perihal sanksi yang akan diberikan.
Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tarempa dan Rintis juga diberikan bantuan pinjam pakai Tosa. TKBM Tarempa mendapat 12 unit tosa yang akan dibagikan untuk 4 kelompok sedangkan TKBM Rints mendapatkan 2 unit Tosa. Tengku berharap dengan diberiaknnya bantuan tosa tersebut kepada TKBM dapat memperbaiki citra pelabuhan Tarempa sebagai Pelabuhan dengan bongkar muat terlama di Kepri. Menurut Tengku “Daerah kita sedang berkem-bang, banyak kapal yang ingin keluar masuk daerah kita, kendalanya Cuma satu. Pela-buhan kita memegang rekor sebagai yang terlama bongkar muatnya di Kepri. Rekor 20 hari baru selesai. Akibatnya kapal-kapal enggan merapat, jangan sampai itu terjadi. Kemaren ada yang bilang akrena susah mengangkat karena haya dengan gerobak, sekarang kita berikan tosa. Saya harap dengan adanya pengadaan tosa ini dapat mem-bantu mengatasi masalah ini,” papar Tengku. >>Eichiro/ Edo

