Bupati Karawang Lepas KNM UNSIKA Tahun 2011

Karawang,(MR)

Sebagai salah satu wujud kerjasama antara pemerintah dengan institusi pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam melaksanakan Kuliah Nyata Mahasiswa (KNM) Tahun Akademik 2011 dengan sasaran meningkatkan kualitas SDM Kabupaten Karawang. Pele-pasan para mahasiswa peserta KNM tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Kara-wang, Drs. H. Ade Swara,MH di Plaza Pemda Karawang, Senin (12/9).

Melalui KNM tersebut, para mahasiswa Unsika akan ikut serta dalam upaya mening-katkan kualitas SDM melalui program Pendidikan Anak Usia Dini, Revitalisasi Posyandu/Desa Siaga, dan Ekonomi Kerakyatan/Kelompok Usaha Bersama. Selain itu, KNM Unsika juga memiliki program kerja pendukung berupa penjabaran keahlian disiplin keilmuan dari masing-masing mahasiswa. Namun demikian, program kerja pendukung tersebut tetap mengarah kepa-da tercapainya program kerja utama.

Rektor Unsika H. Harun Firdaus, Msc, melaporkan bahwa Total sebanyak 619 mahasiswa akan melaksanakan kegiatan tersebut. Mereka merupakan mahasiswa jenjang S1 yang telah memenuhi 110 sks, yang berasal dari 7 fakultas, yaitu Ilmu Hukum, Manajemen, Ekonomi, Pertanian, Pendidikan Agama Islam, dan Teknik Industri.

KNM Unsika akan dilaksa-nakan mulai dari tanggal 12 September 2011 hingga 22 Oktober 2011. Dengan prioritas Program Posdaya yayasan mandiri, Program Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor yang bekerja sama dengan DPPAKD Provinsi Jawa Barat.

Mereka akan ditempatkan di 34 desa di empat kecamatan, yaitu 9 desa di Kecamatan Tegalwaru, 8 desa di Kecamatan Pangkalan, 7 desa di Kecamatan Ciampel dan 10 Desa di Kecamatan Telukjambe Barat.

Bupati Ade Swara dalam kesempatan tersebut mengata-kan bahwa kegiatan ini, selain merupakan salah satu metode pendidikan pada perguruan tinggi dalam upaya mengem-bangkan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam perkuliahan, juga merupakan penerapan dari “Tri Dharma Perguruan Tinggi” yaitu : Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masya-rakat melalui Kuliah Nyata Mahasiswa, dengan diterjun-kannya Mahasiswa ke Desa, tentunya untuk turut berinte-raksi dengan lingkungan masyarakat, seperti memberikan penyuluhan meliputi : program umum seperti pembentukan Pos Pemberdayaan Keluarga (posdaya) sedangkan program khusus seperti kegiatan yang bersifat fakultatif sesuai dengan disiplin keilmuan masing-masing program studi.

Semua ini menurut Bupati merupakan bekal yang sangat berharga dan akan mendorong para mahasiswa, baik dalam menyelesaikan study maupun dalam mempersiapkan diri secara matang dan dewasa dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, khususnya teori-teori dan ilmu pengetahuan yang diperoleh dalam kampus untuk dipraktekan di masyarakat, dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kualitas diri pribadi masing-masing, sehingga bila saatnya nanti harus terjun ketengah-tengah masyarakat para Mahasiswa sudah memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ucapnya. >>Komarudin

Related posts