BUMDes Maju Jaya Jantok Purwoasri Perkuat Ekonomi Menuju Kesejahteraan Masyarakat

Kediri, MR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Jaya Desa Jantok, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri menunjukkan kiprahnya dalam mendorong kemandirian ekonomi desa. BUMDes ini sudah berbadan hukum AHU-00994.AH.01.33.Tahun 2024. NIB; 0805240253028 sudah resmi melayani para Petani untuk pemenuhan benih padi, pupuk, dan obat pertanian. Hal ini sebagai langkah awal memenuhi kebutuhan utama petani. Kamis (24/10/2025).

Kehadiran BUMDes Maju Jaya Jantok ini menjadi bukti bahwa pengelolaan ekonomi desa Jantok kini kian, bisa tumbuh dari inisiatif dan kebutuhan masyarakat sendiri. Hal ini mencerminkan filosofi dasar dari lembaga ini, karena tentunya BUMDes Jantok didirikan sebagai jawaban atas potensi dan permasalahan yang ada di desa.

Kepala Desa Dwi Agung Widodo menjelaskan, bahwa pendirian usaha BUMDes Maju Jaya merupakan hasil musyawarah desa (musdes) dan survei kebutuhan lapangan yang dilakukan sejak penetapan 20% untuk penyertaan BUMDes 2025, yakni bidang pertanian dinilai paling potensial untuk dikembangkan karena menjadi sumber penghidupan utama warga.

“Pemenuhan benih padi, Pupuk dan obat pertanian adalah kebutuhan pokok petani kami. Karena itu, BUMDes Maju Jaya hadir untuk mempermudah akses sekaligus menjaga ketersediaan barang di tingkat desa. Usaha ini dikelola sepenuhnya oleh BUMDes Maju Jaya dengan melibatkan tenaga kerja anggota. Modal berasal dari penyertaan Dana Desa (DD) 20%, sementara pasokan barang diperoleh langsung dari pemasok setelah ada pemesanan dari para Petani, tanpa kerja sama khusus. Selanjutnya kami Pemdes berharap kehadiran usaha ini tidak hanya memperkuat sektor ekonomi, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong di desa,” Ujarnya.

Ditempat terpisah Salamet Wahyudi selaku direktur BUMDes Maju Jaya mengatakan,” Melayani berdasarkan pesanan, arahnya provit penyediaan karena selama ini belum ada, luas pertanian di desa Jantok 100 hektar dan itu sudah separonya sebagai penyedia BUMDes. Sistimya harga petani sama dan diberi kemudahan pengembaliannya setelah panen. Jadi saat pengambilan setiap sak administrasinya 10 ribu. Kami ingin BUMDes Maju Jaya jadi pusat ekonomi warga bukan hanya pelayanan jual beli, tapi juga simbol kebersamaan dan kemandirian desa. menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat,” Harapnya. (Ag).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.