Kotamobagu, (MR)
Rekonsiliasi data setoran iuran PNS Pusat, PNS Daerah dan iuran Pemda triwulan 1 bulan januari sampai dengan maret tahun 2016 se Bolmong Raya dilaksanakan di Hotel Sutan Raja, kamis 14/4.
Kepala BPJS cabang Tondano Merita Rondonuwu ketika di wawancarai wartawan, pertemuan rekonsiliasi data, agenda seperti ini sering dilaksanakan untuk mencocokan data yang ada di Pemerintah Kabupaten Kota se Bolaang Mongondow Raya terdiri empat Kabupaten satu Kota.
Dalam rangka rekonsiliasi, setiap bulan ada perubahan data, misalkan pegawai pinda, pensiun,meningal, pegawai baru atau ada pegawai ketambahan anggota keluarga ini perlu ada rekonsiliasi data terhadap iuran sehinga kegiatan ini datanya konek dengan BPJS
Iuran yang terkonek diwilayah cabang kantor BPJS Tondano sembilan Kabupaten Kota, Bolmong Raya terdiri empat Kabupaten satu Kota , Minahasa, Minahasa Selatan, Mihasa Tenggara ,dan Kota Tomohon untuk terkonek triulan satu 23 M untuk pembayaran kesehatan saja sembikan ( 9 ) Kabupaten Kota 45 M, kalu kita cocokan antara iuran dengan pembayaran kesehatan, pembayaran kesehatan lebih besar dari pada iuran.
Ini sifatnya gotong royong transaksi asuransi sosial orang yang sehat membiayayi yang sakit, yang muda membiayayi yang tua, sehingga orang- orang sakit yang diwilayah kantor BPJS cabang Tondano dibantu orang-orang sehat yang ada diwilayah luar, iurannya langsung terkonek seluruh Indonesia.
Tentunya BPJS bermitra dengan Kementrian Kesehatan, Sosial, Pemrintah Kabupaten maupun Kota, apabila ada keluhan dari anggota BPJS untuk pelayanan kami akan berkordinasi dengan seketariis daerah kabupaten kota tersebut untuk memaksimalkan pelayanan terhadap anggota BPJS tersebut, Rumah sakit, Puskesmas yang ada di Bolaang Mongondow Raya suda melayani BPJS.
Kewajiban Pemerintah kota kotamobagu menyetorkan ke BPJS Pertahun 3,5 M ples perbulan yang di potong kepada pegawai negeri 300 juta perbulan artinya pertahun 3,6 M jumlah keseluruhan pertahun 7,1 M, angka yang sangat tinggi Diperhitungkan dengan angka yang ada, dilingkungan pegawai negeri kota kotamobagu perbulan, paling yang sakit sepuluh sampai limas orang PNS mendapat pelayanan BPJS Seharusnya tida ada lagi masyarakat kota kotamobagu tidak terlayani oleh BPJS dengan mengacu dari angka yang disebutkan di atas
Memang harus kita akui masih banyak yang terjadi penumpukan pasien karena pasilitas kesehatan belum terlalu memadai begitu juga tenaga kesehatan yang masih kurang dan ini terjadi khusunya di Indonesia bagian Timur.
Kedepan kita harus perbaiki pasilitas kesehata, tenaga kesehatan, tentu kita akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kota, Kepala Dinas kesehatan yang ada di Bolmong Raya,”urai Merita. (R/N)
