Sukabumi, (MR)
Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mendukung Bulan Kreasi Stekmensi (BKS) SMKN 1 Kota Sukabumi. Dia menilai, kegiatan tersebut sangat positif karena sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas dan ketrampilan siswa. “BKS ini salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas skill anak-anak ,”ujarnya usai membuka BKS ke 12 di Aula SMKN 1 Kota Sukabumi, Sabtu (7/3).
Dikatakan, peningkatan kualitas sekolah bukan hanya dari sisi akademik saja, tapi juga dengan ketrampilan non akademik. Kegiatan non akademik merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi siswa untuk mengasah kemampuannya. “Kegiatan seperti ini akan menambah pengalaman berorganisasi dan berkreasi, ini tentu tidak ditemukan dalam kegiatan belajar mengajar,” Fahmi.
Fahmi juga memuji kualitas lulusan SMKN 1 Kota Sukabumi. Fasilitas praktek siswa dan pola Kegiatan Belajar Mengajar (BKM) di sekolah tersebut, dia optimis menghasilkan lulusan berkualitas dan mampu bersaing dengan lulusan dari daerah lain di tanah air.
Berdasarkan tanjauannya ke ruangan praktek siswa, fasilitas SMKN pertama di Kota Sukabumi itu mampu menghasilkan lulusan terbaik di Kota Sukabumi. Meski telah bagus, Wakil Walikota akan mengupayakan penambahan fasilitas alat praktek siswa. “Alat prakter siswa sudah bagus , tapi akan ditambah Namanya teknologi terus diperbaharui,” katanya.
Fahmi juga mengaku bangga dengan tingginya minat siswa sekolah yang berlokasi di Jalan Kabandungan Kota Sukabumi itu untuk donor darah. Bakti sosial dengan berbagi kepada orang lain yang ditanamkan sejak di sekolah bukan hanya membantu yang membutuhkan, tapi juga membangun mental kesetiakawanan sejak dini. “Minat pelajar untuk donor darah cukup tinggi, tapi ada batasan usia 17 tahun . Semua sekolah sudah diajurkan untuk donor darah, terutama menyambut HUT Kota , mudah-mudahan sekolah lain mengikuti,”katanya.
Kepsek SMKN 1 Kota Sukabumi, Saepurrahman Udung mengatakan, kegiatan BKS merupakan bagian dari vis sekolah tersebut yakni unggul dalam teknologi, keagamaan dan berbagi sesama. BKS diisi dengan sejumlah kegiatan selama dua hari. “Target BKS ini menyolehkan, mencerdaskan dan menyehatkan siswa,” katanya.
Dijelaskan, penerapan visi misi tersebut harus mampu meningkatkan kualitas lulusan. Dari sisi teknologi, siswa harus mampu menjuarai Lomba Komptensi Siswa (LKS), dari sisi keagamaan siswa harus hafal qur’an dan berakhlakul karimah . “Setiap siswa minimal 2 juz hafal Al Qur’an,”katanya.
Sedangkan visi berbagi, kata Udung diwujudkan dengan beraliansi dengan sekolah swasta. Sekolah yang dipimpinnya tidak ingin maju sendiri tapi mengajak sekolah kejuruan swasta mengisi lapangan kerja di dunia industry. “Kami tidak maju sendiri. Sekolah swasta diarahkan agar menjalin kerjasama dengan perusahaan. Sekolah swata juga diberi kesempatan menjadi tempat uji kompetensi lembaga sekolah berkopetensi ,”katanya.
Sementara berbagi berbagi dengan masyarakat,kata dia salah satunya diwujdukan dengan bakti social donor darah selain membantu fakir miskin, jompo. Bahkan ada siswa yang telah empat kali menyumbangkan darahnya. “Donor darah dilakukan setiap enam bulan. Kali ini diikuti sekitar 200 siswa untuk kelas IX, itu pun tidak semua karena ada yang belum 17 tahun,”katanya. >>Lelly
