Kotamobagu, (MR) – Dalam waktu lalu wawancara eksklusif dengan Walikota Kotamobagu Ir. Tatong Bara mengungkapkan akan memberikan sembako bagi masyarakat yang terdampak langsung dengan pembatasan yang dilakukan Pemkot Kotamobagu dalam melakukan pencegahan Virus Corona ( COVID-19) di kotamobagu.
Hari ini Pemerintah Kota Kotamobagu dipimpin langsung Walikota Kotamobagu Ir. Tatong Bara menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat pembatasan yang dilakukan Pemkot Kotamobagu dalam mencegah Covid-19, Bantuan yang diberikan berupa bantuan cadangan beras pemerintah (CBP) dan paket bantuan bahan pokok, Bantuan ini untuk 5.400 Kepala Keluarga atau sekitar 20 ribu jiwa masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat mewabahnya Covid-19.
Penyaluran tersebut, dilepas langsung oleh Walikota Ir Hj Tatong Bara, Rabu (15/4/2020).
Dalam arahannya Ibu Tatong Bara menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat miskin yang terdampak akibat penyebaran covid-19.
Dan belum pernah menerima BNPT atau PKH, serta individu yang positif atau suspect corona atau PDP beserta keluarganya.
“Teknis pembagiannya akan diberikan sekitar 400 gram perjiwa setiap harinya, sehingga jumlah yang akan diterima sekitar 5400 kepala keluarga pun berbeda-beda, tergantung dari jumlah orang,” jelasnya
Beliau menerangkan penyaluran tersebut, telah berdasarkan Permensos 22 tahun 2019 tentang prosedur dan mekanisme penyaluran cadangan beras pemerintah, serta keputusan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 111 dan keputusan Walikota Kotamobagu tentang penetapan status tanggap darurat bencana non alam penanganan pencegahan penyebaran covid-19 di Kotamobagu. Yang akan menerima bantuan beras cadangan pemerintah sebanyak 135 ton diperkiran selama 17 sampai 18 hari dan sembako berupa telur, gula pasir, ikan kaleng, kacang hijau dan minyak kelapa.
Walikota berharap, dengan didistribusinya beras cadangan pemerintah dan beras cadangan daerah ini, akan dapat membantu konsumsi masyarakat selama 17 hari.
“Muda-mudahan penyaluran ini lancar, dapat sampai ke penerima, dan saya ingatkan kepada Sangadi Lurah untuk menyalurkan sebaik-baiknya berdasarkan data yang diterima setiap Desa Kelurahan. Hari ini kita distribusi dari bulok ke Desa dan Kelurahan kalau datanya sudah siap, beras, vitamin dan sembako sudah siap, tim yang sudah dibentuk Desa dan Kelurahan akan mengantar langsung ke tangan penerima,” tutup Walikota. (Neni)
