Bencana Longsor Meratakan Badan Jalan Dengan Tanah

LSM GP2TARA: Tertibkan Pertambangan Ilegal Di Desa Pardomuan, Beri Sanksi Tegas

Tobasa, (MR)
Jalan alternatif yang menghubungkan Desa Sidulang Kecamatan Laguboti dengan Desa Pardomuan Kecamatan Silaen yang juga biasa dilalui pedagang menuju Kecamatan Habinsaran dan Kecamatan Borbor amblas dan rata dengan tanah, pantauan kru badan jalan amblas sepanjang 10 meter dengan dalam 6 – 8 Meter.

Untuk sementara pengguna jalan, seperti pedagang yang biasanya berangkat menuju Kecamatan Habinsaran dan Kecamatan Borbor harus melalui jalan desa di dusun tikka-tikka melintas jalan yang dibuka oleh PT.TPL seperti keterangan dari beberapa warga sekitar saat ditemui kru di Desa Sidulang yang beberapa hari curah hujan cukup tinggi mengguyur. Pantauan dilapangan sebelah jalan yang amblas menghempang luas persawahan dan lebih tinggi dari badan jalan sementara sisi lain jurang cukup dalam seperti rawa rawa.

Sebagian persawahan pun turut amblas, Pemerintah Kabupaten Toba Samosir langsung tanggap menangani longsor ini seperti keterangan warga sudah banyak pejabat Pemerintahan Kabupaten Tobasa yang meninjau dan melihat beberapa perbaikan yang sudah mulai dilaksanakan dengan meningkatkan jalan desa (alternatif) tikka-tikka agar pengguna jalan lebih nyaman sampai di tujuan.

Sementara menurut Harris S Lumbantoruan saat ditemui di lokasi, bencana longsor ini dipicu maraknya pertambangan yang tak peduli dampak lingkungan di Desa Pardomuan tetangga Desa Sidulang. Harris menerangkan sudah sering meminta Pemerintah untuk melakukan pemantauan namun kegiatan pertambangan tetap berjalan, pengerukan pasir tidak jauh dari longsor sudah beroperasi dari tahun lalu, namun hingga saat ini tak ada penindakan. >> Rudi Pasaribu

Related posts