Prabumulih, (MR)
Ironis pembangun dengan dana Anggaran Biaya Pendapatan Daerah (APBD ) Prabumulih yakni Proyek pembangunan jalan simpang empat jalan sumatera dan simpang empat jalan lingkar serta jalan menuju gunung ibul Prabumulih tahun anggaran 2015 diduga senilai Rp 2,9 milyar yang di kerjakan oleh CV Bintang Rianda belum habis tahun anggaran sudah banyak yang retak dan brotolan.
Berdasarkan pantauan langsung Media Rakyat yang berasal dari informasi salah satu warga inisial SN mengatakan bahwa banyak kerusakan jalan tersebut yang diduga di akibatkan tidak sesuainya kualitas pembangunan.
Berdasarkan pantauan yang tampak,bahwa memang benar terdapat beberapa keretakan pada jalan dan banyaknya batuan split yang timbul sehingga tampak kondisi jalan tersebut kini seperti jalan yang layak di anggarkan kembali.
Sementara itu pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) jalan ini Bambang Suprayogi saat ingin di konfirmasi malalui Hand Phone (30/09) tidak bisa di hubungi.
Sebelumnya pembangunan jalan ini sempat menjadi sorotan dari berbagai media dan LSM yang ada di Kota Prabumulih,yang mana berdasarkan pengamatan dari pemantau pembangunan bahwa pembangunan jalan itu tak sesuai dengan semestinya dan hal ini menurut informasi sempat di beritakan oleh media online dan juga berdasarkan informasi sempat di laporkan kepada pihak hukum.
Berdasarkan dari media online yang bersumber dari keterangan dari salah seorang warga setempat Sailani mengatakan, pekerjaan jalan itu terkesan asal jadi saja dan juga tidak pernah mendapat pengawasan dari pihak dinas pekerja umum kota prabumulih. Pekerjaannya di lakukan pada malam hari serta masalah kwalitas jalan sangat diragukan karna ada sebagian jalan aspalnya yang sudah mengelupas dan juga bergelombang. Jalan yang menuju pemakaman puyang gunung, pekerjaan jalan cor nya sangat tipis sekali dan pada bibir kiri kanan jalan di gali untuk pemasangan papan mal nya sedalam 15 cm jadi di tengah badan jalan ketebalan hanya mencapai 6cm.” Ungkapnya.
Berdasarkan pengamatan kondisi jalan yang ada saat ini,tentunya menguatkan dugaan yang pernah di muat media online itu,selain itu pula warga sekitar berharaf pemerintah untuk bisa menganggarkan kembali pembangunan jalan itu selain memintakan aparat penegak hukum bertindak untuk menyelidiki adanya korupsi berjamaah mungkin di pembangunan itu. >>Alex effendi
