Hujan yang mengguyur kabupaten kotabaru selama 2 jam Sabtu sore kemarin (1/6) mengakibatkan air meluap dan membanjiri puluhan rumah dinas Bandara Gusti Syamsir Alam di Desa Setagen Kecamatan Pulau Laut Timur.
Meluapnya air dan membanjiri puluhan rumah itu akibat sistem drainase yang buruk. Padahal pagi harinya Kabupaten Kotabaru memperingati hari jadi ke- 63, yang di hadiri seluruh pejabat teras propinsi Kalimatan Selatan yang di laksanakan di taman kota siring laut.
Akibat banjir di Desa Stagen tepat di depan Bandara Gusti Syamsir Alam, yang menjadi korban bukan hanya rumah Dinas Bandara, akan tetapi juga menimpa rumah warga masyarakat lainnya yang bermukim di sekitar bandara juga menjadi korban, hampir semua rumah dinas dan rumah penduduk di dalam rumahnya di genangi air setinggi lutut orang dewasa.
Pantauan di lokasi, Banjir juga merebak hingga ke jalan umum dan sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas di jalan Stagen di karenakan banyaknya jalan yang berlobang sehingga tidak terlihat oleh kubangan air.
Angga salah satu penggawai bandara yang ikut menjadi korban “genangan air di rumah saya mencapai setengah lutut saya dan ini merupakan banjir dadakan di karenakan tidak berpungsinnya secara maksimal drainase yang ada”. Adapun penyebab lainya banyaknya bangunan rumah beton di pinggir sungai kecil dekat mesjid, pungkasnya.
Hingga malam hari (1/6) banjir terus-menerus menurun , masyarakat pun tampak lega melihat volume debet air yang makin rendah.>>Her

