Kediri, MR) – Pemerintah Desa(Pemdes) Seketi, Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri tahun ini membangun saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) hasil sinergi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Selasa (10/12/2024).
P3-TGAI merupakan program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat khususnya petani. Lokasi pembangunan saluran irigasi P3-TGAI Desa Seketi dilaksanakan di daerah irigasi yang ada di lahan persawahan Dusun sebelah barat. Jumlah anggaran Rp.195.000.000 dengan Panjang saluran irigasi 255m dibagi di 2 titik titik pertama panjang 135m dan titik ke dua panjang 120 m.
Pelaksananya Perhimpunan Petani Pemakai Air (P3A) Ageng Mulyo. P3-TGAI terbukti sangat membantu para petani dalam upayanya meningkatkan perekonomian masyarakat desa utamanya di sektor pertanian.
Menurut Kepala desa Basori saat ditemui mengatakan ,”Lokasi pembangunan yang sudah ditentukan merupakan keputusan bersama yang telah dimusdeskan dengan masyarakat dan jajaran terkait. Pembangunan proyek ini sumber dana APBN tahun 2024. Dilaksanakan secara swakelola oleh petani P3A selama 90 hari kalender.”
Selanjutnya,” Pembangunan irigasi P3-TGAI juga merupakan bentuk kepedulian Pemdes terhadap warga masyarakat desa Seketi, terutama petani untuk semakin menjamin kelancaran aliran air guna meningkatkan kualitas hasil pertanian. Pemdes Seketi sangat mengapresiasi kepada seluruh stakedholder terkait yang telah mewujudkan program P3-TGAI di desa kami, semoga program ini menjadi berkah dan manfaat bagi warga,” ucap terakhirnya.
Masruri Ketua P3A sekaligus mewakili masyarakat Petani desa Seketi,” Sangat bersyukur pada Pemerintah atas turunnya proyek P3GAI, karena petani sangat terbantu. Semoga pertanian panen semakin baik dan juga sangat berterimakasih kepada Pemdes Seketi yang telah membantu berpartisipasi dalam merealisasikan program ini, sehingga pekerjaan menjadi lancar dan cepat,” ucapnya.
Pelaksanaan P3-TGAI dilakukan untuk mendukung kedaulatan pangan nasional sebagai perwujudan kemandirian ekonomi yakni dengan menggerakan sektor strategis ekonomi domestik melalui pemberdayaan masyarakat petani. Khususnya dalam perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif di wilayah pedesaan. Hal tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani secara terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. (Ag)
