Bolaang Mongondow, (MR) – World Cleanup Day (WCD) atau hari bersih-bersih sedunia merupakan aksi sosial global tahunan yang mengajak semua umat masyarakat di seluruh dunia untuk peduli menjaga kebersihan bumi yang bertujuan untuk mengurangi limbah padat dan sampah laut yang ada.
187 negara di dunia ikut serta membantu menjaga lingkungan hidup termasuk 34 provinsi di Indonesia dan 13 juta relawan yang juga turut ikut melaksanakan kegiatan WCD ini.
Bupati Bolaang mongondow (Bolmong) Dra Yasti Soepredjo Mokoagow melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir Abdul Latif, M.Si saat menggelar aksi WCD di Kabupaten Bolmong Sabtu (19/09) memberikan pendapatnya mengenai arti pentingnya bersih-bersih sampah yang dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong yang dilakukan di tiga titik kecamatan yang ada yakni kecamatan Lolak, Kecamatan Bolaang dan Kecamatan Bolaang Timur.
“Pemerintah Kabupaten melalui Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow sangatlah mendukung dan mengapresiasi aksi WCD di tahun ini yang dilaksanakan pada Sabtu (19/09), karena ini juga untuk mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu memelihara akan kebersihan mulai dari lingkungan kita pribadi, karena dampak dari sampah dapat merugikan kita semua dan juga sampah merupakan musuh kita bersama,”ungkap Abdul Latif selaku Kadis DLH Bolaang Mongondow.
“Aksi WCD ini sudah kami lakukan semenjak tahun 2018 karena sampah juga dapat berpengaruh dengan kesehatan kita semua,”tambahnya.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pengerusakan Lingkungan Hidup Pengelolahan Sampah dan LB3 Deasy Makalalag, M.Si yang mengkoordinir aksi WCD di Kecamatan Bolaang, ada sekitar 6 titik kegiatan bersih-bersih yang berpusatkan di pantai Bungin Lolak, pantai Losari Lolak, pantai Bolaang dan seputaran lokasi jalan jembatan Kayak.
“Dalam pelaksanaan WCD ini dari pihak Camat Lurah/Kepala desa serta sumbangsih dari masyarakat setempat ikut bersama berpartisipasi dalam kegiatan WCD ini, dan dalam aksi ini juga kami juga kami tidak melulakan anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan protokol kesehatan Covid-19,”ujar Deasy. (Neni)
