Ahok Tantang DPRD Lakukan Interpelasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja PurnamaJakarta,(MR)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menantang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang menandatangani surat pengajuan hak interpelasi untuk melakukan debat terbuka dengan dirinya. Debat terbuka tersebut, katanya, harus dilakukan secara terbuka. Seluruh media massa harus diizinkan untuk melihat debat terbuka tersebut, sehingga masyarakat dapat menilai permasalahan yang sebenarnya.

“Gini saja. Suruh interpelasi saja, tetapi dilakukan dengan debat terbuka. Suruh semua media masuk. Biar masyarakat yang menilai. Biar jelas. Siapa yang mengerti, siapa yang tidak mengerti,” kata Basuki di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (27/5).

Begitu juga dengan penunjukan PT Asuransi Kesehatan (Askes) sebagai pelaksana Kartu Jakarta Sehat (KJS). Ahok menjelaskan, KJS bukan Askes, melainkan PT Askes ditunjuk sebagai pengelola KJS sebagai Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“BPJS Kesehatan sesuai dengan Undang-Undang (UU). Ada surat dari Menteri Kesehatan menjadikan pemprov DKI sebagai contoh. Adakan saja debat terbuka, biar mereka mengerti Peraturan Daerah (Perda) tidak bisa menang melawan UU. Yang penting lakukan interpelasi dan terbuka untuk umum,” tegasnya.

Meski ada pengajuan hak interpelasi, pria yang akrab disapa Ahok menegaskan pemberian KJS kepada 1,7 juta jiwa tidak akan ditunda. Melainkan tetap akan dilaksanakan sesuai dengan rencana yan telah ditetapkan.

“Jalan terus, dong. Urusan apa dengan interpelasi? Tidak ada yang salah dengan itu. Tadi kan alasannya 16 RS mundur, tetapi akhirnya 14 RS tidak jadi mundur, sekarang cari-cari alasan lagi. Nyenggol lagi soal Askes. Askes salah di mana?” ujarnya.

Dia mengajak seluruh pihak termasuk anggota dewan untuk melihat secara umum tentang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Harus dilihat pelaksanaan Jamkesda apakah sanggup dengan angka Rp 23.000 per bulan. Sedangkan sistemnya saja belum sempurna, padahal tahun depan sudah akan dilaksanakan BPJS Kesehatan.

“Jadi tidak usah banyak ributlah. Diinterpelasi saja. Kita tantangin, asal terbuka. Itu debatnya terbuka,” tantang Ahok. >> Tedy Sutisna

Related posts