Cianjur, (MR)
Belum lama ini Perhutani KPH Cianjur senin 26/10-2015 bertempat diaula kantor Perhutani menyerahkan Rp.150.000 ,000 dana pinjaman Program Kemitraan Bina Lingkungan ( PKBL ) kepada 8 LMDH tahap I dari 140 LMDH. Ke 8 LMDH itu diantaranya ; LMDH Bukit Walet, Giri Mekar Lestarai, Giri Harapan, Mukti Sari, Sindang Sari, Sindang Wangi, Sugih Mukti, Lembah Hijau dan LMDH Saluyu.
Penyerahan Dana pinjaman kepada 8 orang Ketua LMDH Langsung secara Simbolik oleh Adm Perhutani KPH Cianjur DR.Henry Purnomo kepada Jujun salah seorang Ketua LMDH Giri Harapan.
Selain dihadiri para ketua/pengurus LMDH, juga dihadiri Waka Adm Cianjur Utara H.Dudu Abdulah, Waka Adm Cianjur Selatan, kasi PSDH Didin Rodin, KSS PHBM H.Abun dan Kaur PKBL Dedi Supriyadi. Dalam sambutannya Administratur berpesan agar dana pinjaman modal PKBL tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha produktif yang telah ada, sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan diharapkan bisa lebih meningkatkan kesejahteraan seluruh pengurus dan anggota masing-masing LMDH. Henry pun mengingatkan kepada para ketua/pengurus LMDH yang menerima pinjaman agar pada saat pengembalian modal nanti mereka bisa tepat waktu sesuai dengan perjanjian demi untuk keberlangsungan program PKBL kedepan.Demikian disampaikan bagian humas perhutani kepada Media Rakyat rabu 28/10-15 diruang humas perhutani KPH Cianjur. Iyan pun menambahkan untuk penyerahan dana pinjaman PKBL tahap ke II rencananya diperkirakan bulan Nopember 2015 dan LMDH yang akan menerima dana pinjaman diperkirakan akan lebih banyak dari sekarang. Kaur PHBM Perhutani KPH Cianjur Dedi Supriadi kepada Media Rakyat mengatakan, bahwa bantuan dana pinjaman PKBL ini merupakan program kemitraan Bina Lingkungan) “sebagai bentuk kepedulian perhutani kepada Mitra(LMDH) didalam pengembangan usaha produktip untuk lebih meningkatkan kesejahtraan pengurus/anggota LMDH”.
Para ketua LMDH menyambut gembira dengan kucuran dana pinjaman ini( PKBL) Kami merasa senang dengan diberikanya pinjaman modal Program Kemitraan Bina Lingkungan ( PKBL) ini, sehingga kami bisa mengembangkan usaha kami salah satunya usaha bidang kopi. Rencananya kami akan menampung hasil panen kopi para petani hutan dan akan mengolahnya sendiri dengan menggilingnya menjadi kopi bubuk, sehingga akan meningkatkan harga jual,h al tersebut diungkapan Eden (53 thn) ketua LMDH Sugih Mukti yang merupakan salah satu dari 8 ketua LMDH yang memperoleh pinjaman. >>Endang Soleh
