Kotabaru, (MR)
Silaturrahmi Dan Sosialisasi Rencana CSR PT. Arutmin Site Senakin tahun 2016 yang di hadiri oleh 6 Kepala Desa di dua Kecamatan yaitu, Desa Geronggang, Desa Sembilang, Desa Sebuli, Desa Sei Seluang, Desa Mangga dan Desa Wilas ) yang termasuk wilayah Desa binaan PT. Arutmin Indonesia Site Senakin, dan juga hadir perwakilan Camat Kelumpang Tengah dan perwakilan Camat Kelumpang Utara, bertempat di kantor PT. Arutmin Site Senakin, Senin 21/3.
Super Tendent SHE PT. Arutmin Site Senakin M. Subkhan mengatakan, kenapa kami hanya mengundang sebagian Desa saja, karena memang itulah Desa-Desa yang terletak mungkin bisa di katakan yang berada di ring 1 apabila tambang PT. Arutmin senakin beroprasi kembali, ujarnya.
Sebagai mana telah kita ketahui bersama kegiatan tambang PT. Arutmin Senakin ini sudah berhenti di kerjakan oleh PT. Thiess yang terakhir melakukan aktivitas sejak april 2013 kemudian PT. Buma terakhir ada kegiatanya di Senakin bulan November 2013, sejak april 2013 lalu hingga saat ini belum ada kegiatan tambang, dan ini juga berdampak pada suatu kegiatan CSR kepada masyarakat, ucapnya.
Mungkin kita juga sudah mendengar kenapa kegiatan tambang di Senakin ini terhenti karena memang adanya perselisihan internal antara PT. Arutmin Indonesia dengan PT. Thiess Contaktor Indonesia, sedangkan dengan PT. Buma sendiri karena memang areal yang di kerjakan itu sudah habis sehingga sejak november 2013 PT. Buma tidak ada di senakin lagi, beda dengan PT. Thiess karena memang ada perselisihan internal.
Sedangkan PT. Arutmin yang bekerjasama dengan PT. Thiess bukan hanya di Senakin tapi juga ada yang di Satui, sebenarnya permasalahan internal kami dengan PT. Thiess itu yang paling banyak sebenarnya di Satui permasalahanya, tetapi karena satu paket akhirnya yang di senakin juga ikut terbawa-bawa, karena tidak ada kesepakatan sehingga kegiatan tambang berhenti sejak april 2013 lalu dan bahkan sampai masuk ke pengadilan tinggi di Autralia, ujar Subkhan.
Kemudian seiring berjalanya waktu mungkin mulai muncul antara kedua belah pihak karena masing-masing merasakan kerugian yang sama karena tidak adanya kegiatan tambang sehingga Arutmin dan Thiess sama-sama rugi, karena saat ini ada lagi kesepakatan-kesepakatan baru bahwa PT. Thiess akan bekerja lagi di Senakin, ucapnya.
Tapi untuk saat ini kami belum bisa memastikan kapan mulai bekerjanya, yang jelas sudah ada kesepakatan kerjasama antara PT. Arutmin dan PT. Thiess untuk melakukan kegitan penambangan di Senakin ini, kita yang di Site ini hanya menunggu dan semua keputusanya di Jakarta kapan di mulainya.
Di tambahkan Syamsir Alam selaku Comdev Supervisor menyampaikan, rencana CSR PT. Arutmin ke depannya ketika kegiatan tambang aktif lagi ada beberapa program, di antaranya bidang hubungan masyarakat, bidang pemberdayaan masyarakat dan bidang pelayanan masyarakat, ucapnya.
Arbain selaku perwakilan dari Kecamatan Kelumpang Tengah mengatakan, dampak tidak adanya kegiatan tambang PT. Arutmin sangat berpengaruh bagi ekonomi masyarakat khususnya di Desa Geronggang, selain itu jalan-jalan banyak yang rusak di sepanjang jalan yang di lewati oleh masyarakat sekitar, harapan kita dengan aktifnya kembali tambang ekonomi masyarakat bisa normal lagi seperti semula, katanya. >>Her
