ADA APA DENGAN DESA GLANDANG DITAHUN KEMARIN…??

Pemalang Jateng, (MR) – Adanya isu polemik di Desa Glandang Kecamatan Bantarbolang ternyata masih berlanjut. Pasalnya, beredar informasi berupa data (copy) sebanyak sekitar 6 (enam) lembar (satu bendel). Adanya dugaan, penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Desa Glandang, Kecamatan Bantarbolang.

Menurut hasil investigasi dan pantauan MR dilapangan, ada dugaan kuat, bahwa, terdapat beberapa penyelewengan yang dilakukan oleh Kades tersebut. Dimana, satu bendel berkas tersebut, didalamnya dipaparkan, adanya dugaan penyimpangan ADD (Alokasi Dana Desa) dan DD (Dana Desa) yang diduga kuat dilakukan oleh sang Kades.

Menurut Eni Suswati, Kaur Umum, dirinya tidak bisa memberikan keterangan lebih detail karena bukan kewenangannya. “Saya tidak mandat. Saya kurang tahu”. Jawabnya sambil tertawa kecil, sembari membaca berkas data yang di sodorkan oleh Media Rakyat.

Tak lama berselang, datang juga Kasi (Kepala Seksi) Kesejahteraan, Miki Fajar. Dia juga sempat membaca berkas data tersebut, dan hampir sama jawabannya dengan Eni, mengenai hal tersebut. Bahwa Miki, adalah perangkat yang masih terbilang baru, sejak tahun 2018 menjabat. “Waktu itu kan ada laporan kekurangan volume, karena saya perangkat desa saya disuruh ngecek bareng sama pendamping Desa”. Paparnya, sambil menunjuk berkas (rabat beton) yang dia cek tersebut setelah dibacanya.

Perlu untuk diketahui, data tersebut berbunyi, mulai dari tahun 2017 hingga tahun 2019, yang salah satunya menyebutkan, bahwa, pada tahun 2018 ada pelaksanaan rehab lapangan sepak bola yang anggarannya mencapai sekitar 200 juta.

Ironisnya, disebutkan dalam data tersebut belum mencapai 100℅ sudah ditinggalkan oleh pelaksana atau penggarapnya. Disana disebutkan juga, diduga belum selesai karena disesuaikan dana yang diberikan oleh Kepala Desa Glandang.

Sejauh ini, M.Suntoro selaku Kepala Desa Glandang belum memberikan komentar apapun, walau sudah berusaha dihubungi beberapa kali. Bahkan awak media sempat menyambangi kantor balai desa Glandang beberapa kali, namun hasilnya masih nihil.

Pada waktu dan tempat yang berbeda, Rahman selaku Camat Bantarbolang memberikan sedikit keterangan. Yang notabene, masalah tersebut mungkin dianggap sudah tidak ada masalah lagi. “Beberapa saya sudah tahu… Bahkan katanya dulu sudah ada yang melaporkan ke APH”. Jawabnya singkat melalui pesan ponsel. [SA.1/WL.9]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.