Bupati Cianjur Resmikan Asrama Ponpes Salafiyyah Al-amin

SelamatCianjur, (MR)
Selamat kepada jajaran pengurus pondok pesantren al-amin cikaret cianjur, mudah mewujudkan dunia pendidikan khususnya pendidikan keagamaan di kabupaten cianjur, sebagai landasan moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Demikian disampaikan Bupati Cianjur Drs. H. Tjetjep Muchtar Soleh, MM. Pada saat meresmikan  Asrama TMS Pondok Pesantren Salafiyyah Al-Amin Cikaret Cianjur. Sabtu (28/03/15).  Acara tersebut dihadiri serta tamu undangan lainnya.

“Salah satu ciri khas pendidikan di indonesia yaitu adanya lembaga pendidikan pesantren. Secara historis, pesantren telah ada dalam waktu yang relatif lama. Sebagai lembaga pendidikan, maka pesantren menjadi tumpuan utama dalam proses peningkatan kualitas keislaman masyarakat. Oleh karenanya, pesantren menjadi garda terdepan dalam proses islamisasi di nusantara. Di masa awal proses islamisasi, maka pesantrenlah yang mencetak agen penyebar islam di nusantara. Alumni-alumni yang dihasilkan pesantren, pada gilirannya menjadi penyebar islam yang paling atraktif, melalui ilmu keislaman yang dimilikinya mereka siap menjadi penyangga islam yang sangat kuat”. Ungkap bupati.

Selanjutnya bupati mengatakan kita harus tetap yakin bahwa eksistensi pesantren ditengah-tengah perke mbangan dunia modern, akan tetap relevan dan semakin diperlukan khususnya untuk memperkuat benteng moral bangsa. kehadiran pondok pesantren salafiyyah al-amin cikaret, kiranya dapat memberi jawaban terhadap permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat dan bangsa dewasa ini.

Terakhir Bupati berharap pondok pesantren Al-Amin cikaret Cianjur sebagai lembaga pendidikan islam, harus tetap mampu mencetak alumni-alumni  yang dapat memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat, agar memiliki pribadi yang benar-benar tangguh, sehingga mampu menangkal berbagai pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam dan budaya bangsa kita. Sementara itu Pimpinan ponpes Salafiyyah Al Amin, H. deni S. melaporkan Asrama ini dibangun diatas tanah dengan luas bangunan 150 m2 dengan menghabiskan dana 450 juta rupiah,  dari dana tersebut bupati cianjur menyumbang sebesar 200 juta rupiah serta tanah tersebut wakaf dari Bupati Cianjur. >>A. Sofyan

Related posts