Majalengka, (MR)
GUYURAN hujan deras tak henti-hentinya yang disertai angin kencang terjadi pada minggu sore kemarin (15/3) sekitar pukul 15.30 wib, akibat hujan deras tersebut membuat beberapa wilayah di Kabupaten Majalengka terendam, ketinggian air rata-rata yang terjadi di tiap wilayah mencapai ketinggian 50 cm sehingga membuat para warga khawatir rumahnya terendam air hujan. Dalam kejadian itu para warga terlihat sedang membuang dan mengalihkan air yang masuk kerumahnya masing-masing, selain itu juga banyak hal yang terjadi selain rumah dan pekarangan warga yang terendam.
Seperti yang terpantau oleh awak media koran ini ketika hujan deras yang disertai petir terjadi diwilayah Desa Sukaraja wetan ketinggian air mencapai hampir 50 cm dan mengakibatkan kepanikan warga, bahkan lima ekor Hewan ternak kambing milik salah satu warga sukaraja wetan di Dusun 2 yang namanya tak mau dikorankan hanyut terbawa oleh derasnya air hujan. Dan di Desa Ranji Wetan juga akibat Hujan deras yang disertai angin kencang sebuah jembatan yang menghubungkan antara kedua Desa amblas dan memutuskan akses jalan utama di desa tersebut.
Diwilayah lainya seperti di wiilayah jatiwangi sedikitnya ada Tiga rumah Dinas Petugas Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatiwangi juga terendam, ketinggian air diwilayah jatiwangi yang merendam perumahan Dinas BMKG mencapai 25 hingga 45 cm, salah seorang petugas BMKG Jatiwangi Bayu Satya ketika berkompirmasi dengan awak media koran ini mengatakan bahwa ada tiga unit rumah dinas yang ditempati oleh Abdulrokhman, Harjono dan Ahmad Faalziyn terendam air akibat derasnya hujan yang disertai angin kencang, dan ini bukan kali pertama kebanjiran, karena setiap kali hujan deras dan angin kencang pasti rumah dinas tersebut terendam, karena selain derasnya hujan juga selokan yang ada disebelah kanan rumah dinas selalu tersendat dan dangkal, begitu jelas Bayu Satya. >> Kris
