Jakarta,(MR)
DEMI mencapai ketahanan dan kemandirian pangan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian menetapkan program swasembada pangan atas lima komoditas yang ideal. Namun, di perjalanannya, target program-program ini banyak mengalami revisi dan justru menimbulkan kisruh pangan.
Kementerian Pertanian menargetkan swasembada pangan untuk lima komoditas yakni beras, gula, daging sapi, jagung, dan kedelai. Namun, target ini direvisi sesuai dengan kondisi lapangan. “Revisi target ini karena target awal terlalu tinggi. Dengan lahan yang masih menjadi persoalan, ini terlalu berat tapi tetap kita berupaya,” ungkap Menteri Pertanian Suswono.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Udhoro Kasih Anggoro menuturkan, penurunan target produksi padi itu justru ditetapkan berdasarkan rasionalitas dan justifikasi atas kemampuan sumberdaya yang dimiliki guna memenuhi kebutuhan nasional.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Gamal Nasir yang menangani program swasembada gula mengakui angka revisi target swasembada gula cukup jauh dibandingkan target awal. Halnya, menurut Gamal, ketika membuat road map target swasembada gula 2009-2014, Kementerian Pertanian memperhitungkan adanya tambahan lahan dan revitalisasi pabrik.
“Tapi sampai saat ini belum ada tambahan lahan dan revitalisasi pabrik gula juga belum berjalan,” jelas Gamal saat dihubungi. >> Yusandi
