Anambas,(MR)
SAAT Wakil Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris,SH melakukan Ispeksi Mendadak (sidak) di pasar Letung kecamatn Jemaja di temukan banyak sekali bungkusan obat komik yang di duga digunakan para remaja demi kesenangan sesaat.
Saat sidak ke pasar yang ada di letung kecamatan jemaja ada di temukan bungkusan komik yang sangat banyak jumlahnya dan ini kemungkinan di minum oleh para remaja yang ada di letung. “Banyak bungkusan komik yang kemungkinan di gunakan para remaja di pasar demi kesenangan sesaat saja,” Ujar Haris.
Kalau hanya mengkonsumsi karena bau itu kan demi kesehatan namun jika para remaja sampai membelinya sampai lebih dari puluhan saset maka akan membahayakan para remaja yang memakainya. “Kami himbaukan kepada penjual komik saset agar membatasi penjualan komik kepada para pemuda remaja karena itu akan di gunakan para remaja demi hal-hal kesenangan,” Tambah Haris.
Pemerintah Kepulauan Anambas akan memberikan himbauan kepada para penjual obat komik saset eceran agar tidak menjual komik kepada remaja secara berlebihan karena ini akan di gunakan para remaja demi kesenangan pribadi saja. “kepada para penjual eceran di haruskan membatasi penjualan komik kepada remaja secara berlebihan,” Tegas Haris.
Setelah sidak wakil Bupati Anambas akan menutup pasar tersebut agar tidak lagi di gunakan remaja untuk menggunakan obat komik berlebihan, lem dan narkoba. “Pasar akan ditutup untuk sementara ini demi keselamatan para remaja di Letung,” Ujar Haris.
Demi keselamatan para remaja yang ada di letung pasar akan di tutup dan jika sudah aktif kembali akan di buka kembali dan di pasar itu akan di tingkatkan lagi pengamanannya. “Kalau sudah aktif kembali maka kita akan buka kembali pasar letung,” Ujar Haris.
Selain memberikan himbauan kepada para penjual obat komik eceran pemkab Anambas akan memberikan sosialisasi kepada para pelajar yang ada di letung tentang bahayannya penggunaan obat-obatan dengan dosis tinggi dan narkoba. “Kita akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Letung tentang bayahanya narkoba dan penggunaan obat komik dengan berlebihan,” Tambah Haris. >>Edo
