SD Negeri di Cipanas Cianjur Diduga Rawan Penyimpangan Dana BOS

Cianjur, (MR)
Dari beberapa keterangan sumber, sejak Tahun 2010 Dilingkungan Pusbindik TK-SD Kecamatan Cipanas terserap informasi bahwa ada 16 SD yang di Periksa BPKP terkait Penggunaan  Dana BOS antara penerapan anggaran dinilai banyak yang tidak sesuai aturan begitu pula tidak sesuai pedoman dana BOS, sehingga banyak terjadi diduga rawan penyimpangan.
Informasi yang di serap MR dana BOS SD Negeri di Kecamatan Cipanas Cianjur di Periksa BPKP banyak kejanggalan penerapan temuan kesalahan penerapan dana BOS, terindikasi kesalahan itu sinyalemen nya ada unsur sengaja diduga pula kerap penyalahgunaan dana BOS Kabar itu Hasil Pemeriksaan BPKP temuan  dari 16 SD Negri di  Cipanas Cianjur  ada dana BOS harus di Kembalikan ke Negara Akibat Kelebihan dana BOS di Duga dari Siswa Piktif atau Penerapan tidak sesuai aturan Untuk Pengembalian Ke Negara akhirnya tiap SD iuran Hitungannya Per siswa Rp 3000 X ribuan siswa Melalui dana BOS regular,.
Menurut Sumber dari Kepala Sekolah daerah Cipanas yang tidak Perlu di sebutkan Namanya Mengatakan ya SD yang di Periksa 16 SDN Temuan BPKP dana BOS harus di kembalikan ke Negara Rp 20 juta lebih akibat harus di kembalikan itu kesalahan pengeluaran akibat tidak ada kwitansi yang dapat di pertanggung jawab kan kemudian kesalahan selanjut nya kelalaian pembayaran pajak jadi kebanyakan pengeluaran penerapan dana BOS tidak di dukung dengan tanda bukti yaitu kesalahan redaksi SPJ
Tahun 2010 SD Negri yang di Periksa BPKP di antarannya SDN Cipanas 1. SDN Binakarya. SDN Karyabakti. SDN Gunung Batu. SDN Loji. SDN Sindanglaka. SDN Neglasari. SDN Lokasari. SDN Dewisartika. SDN Tarigu. SDN Cimarun 1. SDN Rarahan. SDN Girimukti “ Jelas Sumber.
Staf Kapusbindik TK-SD Kecamatan Cipanas Achmad Paris Pada Waktu itu Pernah Menyebutkan Antara Pemerintah Termasuk Pendidikan dengan Watawan apa KUntungan dari Watawan Kepada Pemerintah yang Jelas Tidak ada Ke Untungan Buat Pendidikan dari Wartawan Coba Apa Ke Untungan nya Apalagi buat Pendidikan Engga ada “ Jawabnya “ Achmad Paris dengan Nada Egois Bulan Lalu.
Ketika Media Rakyat hendak mengkelarifikasi kepada Kapusbindik dan Ketua K3S kecamatan Cipanas melalui telepon, mereka sengaja semua HPnya tidak ada yang di aktifkan karena di nilai takut di pertanyakan secara gamblang atau takut dibongkar tentang penggunaan dana BOS SD Negeri  di Cipanas Cianjur yang Diduga Rawan Penyimpangan. >> Deden Trio/ A Sofiyan

Related posts