Pustaka Hydron Capai 1877 Anggota

Anambas,(MR)
PROGRAM mobil pustaka keliling atau layanan pinjaman buku (Pustaka Hydron) sudah berjalan baik. Minggu (16/9). Baru beberapa bulan saja berjalan, sudah ribuan anggota yang terdaftar. Hingga saat ini untuk anggota yang terdaftar khusus masyarakat Tarempa sudah mencapai 1877 anggota. Dari jumlah tersebut kebanyakan dari pelajar. Namun ada juga masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai anggota dan meminjam buku yang mereka pilih.
Cara pendaftaran cukup mudah yakni dengan menulis nama alamat atau instansi tempat pelanggan bekerja. Setelah mendaftarkan diri langsung bisa meminjam buku apa saja tergantung pilihan. Mulai dari pelajaran sekolah sampai dengan buku pengetahuan umun dan pengembangan diri.
Demi ketertiban dan pemerataan penggunaan dan peminjaman buku, mobil pustaka di buat penjadwalan yang merata mulai dari sekolah-sekolah hingga ke desa-desa se-Tarempa. Seperti SD N 002 Siantan mendapatkan jadwal selasa pagi sedangkan Dusun Tiangau pada selasa sore, SMP N I Siantan Rabu pagi dan Desa Antang Rabu siang dan masih banyak lagi. Semuanya telah terjadwal dengan baik sehingga peminjaman buku bisa teratur.
Petugas perpustakaan Sumarno, mengatakan, untuk tahap pertama akan berakhir pada bulan April mendatang tapi itu pun katanya tergantung perjanjian antara Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) dengan pemkab Anambas. Kalau ternyanya masih memerlukan tenaganya kata Sumarno, mungkin akan berlanjut untuk mengelola perpustakaan tersebut, tetapi jika pemkab sudah siap untuk menjalankan sendiri, maka akan di kelola oleh pemkab langsung.
“Semuanya tergantung pada perjanjian antara YPPI dan Pemkab Anambas, kalau mereka sepakat untuk pemkab mengelolanya, maka pengelolaannya diserahkan kepada pemkab sepenuhnya, tapi kalau kita disuruh mendampingi terus ya tidak masalah, itu tergantung kedua belah pihak,” katanya.
Untuk masa waktu peminjaman kata Sumarno, tidak boleh lebih dari satu minggu. Jika melebihi jangka waktu yang ditentukan, maka dalam monitor komputer keluar daftar nama yang satu minggu yang lalu meminjam buku sehingga semuanya dapat dikontrol dengan baik.”Kalau satu minggu tidak mengembalikan buku, maka semuanya telah tercatat dalam file keanggotaan muncul, harus mengembalikan buku tersebut. Kalau belum selesai membaca tetap harus datang dan memperpanjang supaya bisa dibawa lagi,” katanya.
Ia menambahkan, untuk program ini sangat baik. Menurutnya program ini merupakan embrio untuk menciptakan kebudayaan gemar membaca bagi masyarakat Anambas agar bisa menambah ilmu pengetahuan. “Kita harus meniru kebudayaan membaca dari para peminpin kita terdahulu seperti Presiden Sukarno dan wakilnya Muhammad Hatta, mereka sangat gemar membaca, mereka sangat dekat dengan buku, yang membuat mereka berwawasan luas dan berfikir besar,” katanya. >> cr16

Related posts