SMPN 2 Cigugur Menunjukan Perkembangannya Setelah Kerjasama Dengan USAID PRIORITAS

Kuningan, (MR)
Setelah bekerjasama dengan USAID PRIORITAS dalam hal pelatihan pembelajaran aktif, SMPN 2 Cigugur mulai menunjukan perkembangan dan kemajuan sekolah. Hal tersebut ditunjukkan sekolah yang berada di desa Cileuleuy kecamatan Cigugur melalui serangkaian kegiatan pada bulan Maret 2017.

Rankaian kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Dian Rahmat Yanuar ini merupakan salah satu cara sekolah memperlihatkan hasil kemajuannya yaitu dengan menggelar pameran pendidikan yang dirangkaikan dengan berbagai macam lomba dan bakti sosial. Sekolah yang telah dilatih oleh fasilitator USAID PRIORITAS memamerkan semua keberhasilan yang telah diraih, baik pembelajaran, peran serta masyarakat maupun budaya baca.

“Kegiatan kami mendapat apresiasi yang luar biasa dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Karena banyak kemajuan yang telah dicapai oleh sekolah ini, bukan hanya pembelajaran, numun juga seni budaya, apalagi kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari komite sekolah dan orang tua siswa,” ujar Adang Kusdiana MM, Kepala Sekolah SMPN 2 Cigugur saat ditemui di Sekolah.

Lebih jauh Adang menjelaskan, Selain pameran kemajuan sekolah, juga diadakan berbagai macam lomba dan bakti sosial untuk memeriahkan acara tersebut, “agar lebih menarik, kami juga adakan kegiatan lainnya, seperti turnamen futsal, tenis meja, pengobatan gratis bersama Rumah Sakit Juanda, sunatan massal serta mengundang mobil perpustakaan keliling. Selain itu sekolah ini juga terus berbenah, dengan menerapkan sekolah berwasasan lingkungan, seperti pembuatan hidroponik, penanaman pohon, pembuatan rumah taman hijau dan tidak boleh lagi membuang sampah sembarangan,” tambah Adang.

(Akses Jalan) Akan tetapi pihak sekolah dan siswa tetap merasakan kekurangan terkait akses jalan yang tak kunjung dibangun oleh pemerintah daerah Kabupaten Kuningan sampai saat ini. “ Seperti kita ketahui akses jalan menuju sekolah masih tanah dan pasir. Kita sangat berharap Pemda Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar secepatnya menurunkan bantuan pembangunan jalan menuju sekolah, karena akses jalan ini sangat membantu kelancaran sekolah untuk berkembang,” harap Adang. >>Irwan

Related posts