Pengusaha Batu Bara Bengkulu Diminta Percepat Kontrak

Bengkulu,(MR)
Pemprov Bengkulu mengimbau pengusaha batu bara di daerah itu untuk mempercepat kontrak dengan pengusaha luar, sehingga sesuai batas waktu yang ditentukan.”Batas waktu yang diberikan untuk kegiatan muat batu bara di perairan Pulau tikus hingga 28 Agustus 2012, namun hingga saat ini tetap beroperasi dengan alasan kontrak masih berjalan di sekitar Pulau Tikus,” kata Asisten II Setwilda Provinsi Bengkulu HM Nashsyah, Sabtu.
Ia mengatakan, kontrak jual batu bara itu bisa dipercepat karena Pemprov Bengkulu sudah menutup segala kegiatan bongkar muat batu bara di sekitar Pulau Tikus tersebut.Terakhir disepakati, Jumat (31/8) dalam rapat lengkap yang mengumumkan hasil sounding alur pelabuhan pulau Baai Bengkulu dengan minus 10 meter air pasang terendah (LWS).
Dengan demikian pengusaha batu bara tidak ada alasan lagi untuk berdalih dan melakukan kegiatan di perairan Pulau Tikus tersebut.
Kalau sebelumnya mereka beralasan alur pelabuhan dangkal, namun setelah alur sudah berkedalaman 10 meter LWS kapal berbobot 40 ribu ton sudah bisa masuk dan muat di pelabuhan pulau Baai Bengkulu.”Bila kegiatan tetap berlanjut kapal-kapal besar parkir di perairan Pulau tikus akan berurusan dengan pihak berwajib yaitu TNI-AL dan polisi laut,” katanya.
Ketua Pengusaha Angkutan Batu Bara Bengkulu I Made mengatakan, pihaknya siap memperpendek kontrak dengan pengusaha luar asalkan ada jaminan keamanan dari Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Bengkulu untuk kapal muat batu bara masuk ke dermaga.”Selama ini kami masih meragukan kedalaman alur tersebut karena pernah kapal bermuatan 22.000 ton kandas, namun bila sudah ada jaminan keamanan dari Pelindo siap dilakukan,” ujarnya.
Gemeral Manager Pelindo Bengkulu Nuhikmat mengatakan, pihaknya akan menyesuaikan dengan permintaan pengusaha batu bara, bila mau memasukan kapal bobot besar, maka kedalaman alur akan di tambah.
Program pemeliharaan rutin Pelindo Bengkulu untuk melakukan pengerukan alur tersebut hingga 2014 dengan kedalaman rata-rata minus 12 meter LWS, katanya. >> AmanS

Related posts