
Ternate, (MR) – Dampak dari pemberlakuan PPKM juga kian terasa bagi aktifitas penerbangan khususnya di Bandara Babullah Ternate , Maluku Utara . Praktis kondisi ini berimplikasi pada terjadinya penurunan penumpang baik yang datang maupun berangkar .
Ditemui awak mediarakyatnews.com PLT Kepala UPBU Bandar Udara Sultan Babullah Ternate : Muhammad Basuki mengungkapkan penurunan penumpang ini dipicu pula dengan menurunnya frekuwensi atau jumlah penerbangan .
” Sebelum pemberlakuan PPKM ,Lions group misalnya melalui pesawat Boeing dengan rute penerbangan Ternate -Makassar PP yang dalam sehari biasanya empat kali penerbangan sekarang jumlahnya tinggal satu kali penerbangan dalam sehari . Begitu juga Ternate – Manado melalui Wings Air juga tinggal satu kali penerbangan dalam sehari .
Ia juga menambahkan untuk penerbangan perintis ke daerah daerah tertinggal dalam wilayah Maluku Utara kondisinya tetap berjalan normal .
Ditanya soal perusahan penerbangan yang masih eksis hadir di Maluku Utara , Basuki menyebutkan diantaranya Lions Air Group , Garuda , City link dan juga Sriwijaya .
Guna terselenggaranya aktifiras layanan untuk para penumpang dari dan ke Ternate pihaknya tetap mengacu ke Standar Operasional Prosedur SOP yang dibuat oleh Kementrian Perhubungan maupun tim Gugus Covid .
” Setiap pengguna jasa angkutan udara dari dan ke Ternate wajib hukumnya melengkapi dokumen PCR dan menunjukan sertifikat faksin ” ucapnya .
Ia berharap ini bisa normal kembali dan aktifitas penerbangan bisa berlangsung seperti sedia kala. (KOKO ATENG MRC)
