Natuna(MR)- Kejuaraan Karate Pra-PON, tgl 4-6 Nopember lalu, menyisahkan luka mendalam bagi kontingen dan atlet daerah yang hadir disana. Pasalnya banyak Provinsi, tak dapat tiket untuk lolos ke PON 2020 di Papua nanti.
Sama halnya dengan Kepri. Meski hanya mampu mendapatkan 1 tiket, kita harus bangga. “Banyak daerah tidak dapat sama sekali” ucap kepala pelatih Ardinis saat dikonfirmasi lewat telp, Kamis 07/11.
Forki Kepri telah berusaha semaksimal mungkin, dan telah melakukan TC di Jakarta selama satu bulan penuh . Namun hasilnya belum maksimal.
Ada beberapa kendala ditemukan dilapangan. Pertama, adanya pengurangan kuota atlet.” Kalau Pra PON, 4 tahun lalu, yang diambil 12 orang, sekarang hanya 8 saja” ungkap Brigadir Ardinis.
Meski Pemprov Forki Kepri, hanya mampu mendapatkan 1 tiket, kita tetap syukuri, mengingat persaingan sangat ketat . Jangankan atlet daerah, atlet Nasional saja ada yang tak dapat tiket, katanya.
Kita berharap, di PON Nanti Kepri bisa mendapat medali karate , guna mengharumkan nama Kepri dikanca nasional. Tugas kita sekarang, bersama Pemprov Kepri, mencari dana, dan mempersiapkan, Rolin Manurung, agar bisa tampil prima, dan dapat meraih medali, tutupnya./Roy.
