Natuna(MR)- Perekonomian di Natuna, akhir akhir ini, jalan ditempat. Hal tersebut dikatakan. Haidir saat memberi pendapat, di Musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Kamis 07/11.
Kabag ekonomi Pemkab Natuna itu, mengeluhkan tidak adanya suntikan dana terhadap BUMD, mengakibatkan perusahaan plat merah, tidak bisa bergerak.” Suntikan dana untuk BUMD, selalu di Pangkas”, ucap Kabag Ekonomi itu.
Jika ingin perekonomian di Natuna bisa bertumbuh dengan baik, tolong BUMD di Natuna di bantu.
Kabupaten Natuna berbeda dengan daerah lain. Natuna berada ditengah Asean, diapit beberapa Negara tetangga, dengan 3 musim, Utara, Barat Dan Selatan.
Jika musim Utara tiba, harga ikan dan sembako akan melonjak naik.Sebab nelayan tidak akan berani melaut, karena ombak bisa mencapai 4-7 meter. Sehingga bahan sembako susah didatangkan dari luar daerah.
Oleh karena itu,Ia berharap, BUMD harus kita berdayakan agar ekonomi daerah bisa berkembang.jelasnya.
Peryataan Haidir sedikit berbeda dari fakta lapangan. Selama ini Pemkab Natuna selalu menggelontorkan dana kepada salah satu BUMD di Natuna. Sudah ratusan milyar anggaran dikucurkan selama BUMD berdiri, namun tidak ada hasil. Yang ada hanya meninggalkan utang, gaji karyawan tak bisa dibayarkan.
Akibatnya, Perusahaan daerah tersebut, bagaikan mati suri. Karena hanya mengharapkan belas kasih dari Pemerintah Daerah . Bahkan puluhan karyawan di PHK, hak -haknya belum bisa dibayarkan. Wajar saja Pemkab Natuna tidak berani menyuntikkan dana lagi. Karena satupun program tidak ada yang menghasilkan untuk pengembangan perusahaan tersebut./Roy.
