Bandung (MR)
Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peran serta dan kinerja Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan dana hibah kepada para ketua RT dan RW Se-Kota Bandung. Penyerahan dana hibah tersebut dilakukan di Kantor Kecamatan Gede Bage, oleh Wali Kota Bandung Dada Rosada, didampingi oleh Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Sekda Kota Bandung Edi Siswadi, dan Ketua Forum RW Kota Bandung Tato Sutamto.
Menurut Kepala Bagian Pemerintahan Umum Kota Bandung Medi Mahendara, penyerahan Hibah tersebut diberikan kepada 1.560 RW dan 9.677 RT yang tersebar di 30 Kecamatan dan 151 Kelurahan. Untuk tahun 2011 masing-masing ketua RT mendapatkan dana hibah sebesar Rp. 900.000,- naik dari tahun sebelumnya yang mendapatkan Rp. 500.000,- sedangkan RW sebesar Rp. 1.200.000,- naik dari sebelumnya Rp. 700.000,- “Alhamdulillah, untuk tahun ini setiap RT dan RW mendapatkan kenaikan dari tahun sebelumnya, sehingga untuk tahun 2011 total anggaran untuk dana hibah ini sebesar Rp. 10.581.300.000,-” ujar Medi Mahendra.
Dana tersebut, selanjutnya menurut Medi akan disampaikan melalui para kuasa penerima hibah yang selanjutnya diserahkan langsung kepada para ketua RT/RW yang berhak menerimanya.
“Dimana dana tersebut akan disampaikan melalui ketua asosiasi LPM masing-masing Kecamatan yang selanjutnya didistribusikan kembali kepada para penerima manfaat,” jelasnya.
Sementara itu menurut Wali Kkota Bandung, penyerahan dana hibah bagi RT dan RW bisa dikatakan sebagai stimulus untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi, meski mungkin nilainya tidak berbanding lurus dengan kebutuhan operasional sehari-hari.
“Bagaimanapun juga hibah ini merupakan bentuk perhatian atas peran RT dan RW sebagai mitra pemerintah yang sangat strategis, terutama dalam kapasitas sebagai motor penggerak masyarakat untuk berinisiatif dan berpartisifatif aktif dalam pembangunan,” ujar Dada.
“Namun saya merasa bangga, kondisi tersebut tidak menyurutkan niat para ketua RT dan RW untuk mendarmabaktikan sebagian waktu, tenaga dan pemikiran demi kepentingan daerah, sehingga sudah selayaknya jika saya pun mengapresiasinya anggaran khusus untuk menopang tugas-tugas RT dan RW,” Jelas Dada.
Terkait dengan selesainya kantor Kecamatan Gedebage, Dada menilai sebagai kebutuhan yang tidak bisa diabaikan, karena tidak saja berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintah, tetapi juga untuk memfasilitasi kegiatan kemasyarakatan.(Dodi Sulaeman)
