Eko Sutarso Janjikan Pembenahan Jembatan Semen Panjang

Anambas,(MR)

Jembatan Semen Panjang, atau yang lebih akrab disebut Jembatan SP merupakan salah satu akses vital yang ada di Tarempa, ibukota Kabupaten Kepulauan Anambas. Jembatan yang dibangun dengan panjang lebih  kurang 1,5 KM tersebut adalah akses jalan yang digunakan oleh masyarakat Antang dan Tg.Momong untuk beraktifitas menuju Tarempa dan sebaliknya. Tidak hanya masyarakat biasa, siswa-i SMP Negeri 1 Siantan dan SMU Negeri 1 Siantan juga banyak yang menggunakan jembatan tersebut untuk pulang pergi sekolah.“Setiap hari saya pasti lewat jalan ini untuk melakukan aktifitas dagang atau aktifitas lain menuju Tarempa,” demikian kata Tony salah satu warga Tg.Momong yang merupakan salah 1 pengguna jembatan tersebut.

Akan tetapi menurut pan-tauan wartawan saat ini jemba-tan SP sudah memiliki banyak kerusakan dimana-mana. Bebe-rapa tiang penyangga yang dibangun untuk menopang jembatan tersebut terlihat sudah retak. Beberapa jalan pun sudah terlihat berlubang. Belum lagi pagar pembatas jembatan yang sudah  raib entah kemana, pad-ahal pagar pembatas tersebut merupakan salah satu factor keselamatan yang wajib diper-hatikan. Lalu bagaimana pihak pemerintah menanggapi masa-lah ini? Terlihat sampai sekarang tidak ada perbaikan yang dila-kukan, hal tersebut menyangkut kebutuhan masyarakat banyak.

Menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) KKA, Ir.Eko Sutarso angkat bicara. Eko mengatakan “PU pasti akan membenahi mana-mana yang rusak. Itu PR bagi saya. Tapi karena saya juga masih baru menjabat sebagai kadis PU, belum ada sebulan, saya perlu mempelajari dulu, supaya tindakan yang saya ambil juga tidak salah,” demikian kata Eko saat ditemui di Kantornya.

Eko mengatakan, “Mau tidak mau, suka tidak suda, semi keselamatan kita harus benahi. Paling lama minggu kedua bulan februari PU pasti sudah mengambil langkah,” papar Eko. Tindakan pertama yang nantinya akan diambil oleh Eko sebagai Kadis PU adalah dengan menurunkan team survey yang komposisinya diisi oleh para ahli yang akan mengivestigasi maslah apa sebenarnya yang ada pada konstruksi jembatan SP. Tindakan ini dinilai Eko san gat perlu mengingat masalah eprawatan konstruksi Jembatan tidak bisa dilakukan secara sembarangan, terutama masa-lah penambalan pondasi. Masalah ini perlu pengamatan yang cermat dan perhitungan yang teliti. “Yang pasti pertama saya akan membentuk team untuk mensurvey kondisi jembatan SP tersebut. Kita tidak bisa serta merta memperbaiki. Kalau kita asal memperbaiki saja mending kalau jadi obat, nanti kalau malah tambah rusak bagaimana?.

Oleh karena itu saya perlu tahu bagaimana kondisi sebenarnya. Apalagi ini masa-lah konstruksi jembatan yang digunakan oleh masyarakat banyak. Membutuhan ketelitian dan perhitungan yang cermat. Tapi kalau masalah pagar pembatas jalan, secepatnya kita akan buatkan, minimal kalau tidak bisa ditembok langsung akan kita buatkan pagar dari besi,” papar Eko.

Team survey yang dibentuk tersebut nantinya akan mengadakan peneitian d ari aspek keselamatan dan dari aspek konstruksi. Eko menga-takan aspek konstruksi yang akan diperhatikan adalah penyebab utama terjadinya kerusakan di jembatan SP tersebut. “Mencari penyakit kan harus tau penyebabnya dahulu. Setelah tau penyebab-nya, baru kita tahu obat yang pas. Begitu juga dengan jembatan SP ini. Kita akan caritahu dahulu penyebab kerusakana nya apa, sehingga kita bisa carikan penanganan yang paling cocok. Sehingga aspek ketahanan nya pun meningkat,” papar Eko.

Ditanya kapan realisasinya akan dilaksanakan Eko menjawab sesegra mungkin. “Saya belum bisa pastikan soal kapannya. Tapi sesegera mungkin. Ktapi paling lama minggu kedua Februari PU sudah mengambil tindakan nyata mengenai perbaikan jembatan SP,” demikian Janji Eko.

Eko juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama mengontrol masalah fasilitas dan infras-truktur yang ada di KKA. jika didapat ada keganjilan atau kerusakan, Eko menyarankan untuk segera memberitahukan dinas terkait, terutama infras-truktur yang menyangkut dinas PU. “Terimakasih buat warta-wan yang sudah memberita-hukan masalah kerusakan ini kepada saya. Saya harap juga masyarakat kita bisa proaktif untuk mengontrol masalah kerusakan infrastruktur. jika ada yang rusak segera laporkan, biar kita juga bisa segera kaji dan perbaiki,” himbau Eko. >> Echiro/Edo

Related posts