Takut Dipublikasi Kasus Pejabat Kades Laiwui Kecamatan Obi Provokasi Wartawan

Halmahera Selatan, (MR)
Pejabat Kades Laiwui Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan bapak Abjan Latif yang menjabat sejak Agustus 2016 dan sudah mengundurkan diri karena mau ikut bertarung lagi di pemilihan Kepala Desa. Setelah wartawan Media Rakyat turun di Desa Laiwui Kecamatan Obi dan desa ini termasuk desa besar karena satu-satunya desa tertua dan ini masuk pada Kecamatan induk seluruh Pulau Obi.
Setelah wartawan Media Rakyat ketemu dengan mantan Kades Umar Rajaloa, Ia mengatakan, “sebenarnya Pejabat Kadis Abjan Latif bisa kelola uang yang bersumber dari dana desa karena dia sudah mengundurkan diri dari pejabat tapi karena mentang-mentang adiknya M. Likur Latif adalah anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan.
Maka dia berbuat semau dia seperti anggaran Dana Desa tahun 2017-2018 itu beberapa item yang dia tidak lakukan yaitu dana pemuda dan dana untuk pemberdayaan masyarakat tidak sama sekali dia lakukan selanjutnya anggaran dana terakhir 20% tidak ada bukti sama sekali di Desa Laiwui. Kemungkinan dana tersebut dipersiapkan untuk bertarung di Pemilihan Kepala Desa akan datang ini,” tandas Umar Rajaloa.
Karena laporan dari mantan Kades Uamar Rajaloa kepada Warwawan Media Rakyat biro Halmahera Selatan. Maka, Kepala biro Media Rakyat saat didatangi dan mau dikonfirmasi. Maka Pejabat Kades Desa Laiwui Abjan Latif mengundang wartawan-wartawan lokal di Halsel untuk menghalangi jalannya konfirmasi.
Maka ada oknum wartawan dari Mata Republik yang bernama Ibu Eca sambil mengatakan, “mungkin bapak wartawan abal-abal dan ini semua karena ulah mantan Kades, maka sebagai wartawan apalagi wartawan Nasional merasa keberatan atas tindakan Pejabat Kades Laiwui Bapak Abjan Latif, sebab beliau secara tidak langsung menghalangi wartawan untuk meliput berita. Untuk itu sesuai UU Pers No 40 Tahun 1999 tentang Kebebasan Pers, saya tidak terima baik.
Maka diharapkan kepada dewan pers / ketua PWI Provinsi Maluku Utara agar memanggil dan bertindak tegas kepada Oknum Kades yang sengaja menghalangi wartawan meliput berita tersebut,” ungkapnya.>>Mat

Related posts