Jadi Pembicara Di Eropa Harusnya Masyarakat Natuna Bangga.

 

Natuna(MR)- Tudingan miring dilontarkan beberapa netizen di media sosial, terkait kunjungan Bupati Natuna di Eropa, tepatnya di Swiss, dinilai salah alamat.

Hari ini konprensnya pers dilakukan Pemkab Natuna, dipimpin langsung oleh Sekda Natuna Wan Siswandi, didampingi Kabag Humas Budi Darma, dan Kasubag Samsul, dan Kabag Tapem Anrizal Zein.

Menurut Wan Siswandi, keberangkatan Bupati bersama tim, sudah terjadwal. Proses izin juga, lewat tahapan. Mulai izin Gubernur, Mendagri, dan Mensekneg. Ucap Wan Siswandi diamini Kabag Humas Budi Darma.

Diakuinya, keberangkatan Bupati bersama rombongan bertepatan keuangan daerah mengalami defisit. Namun demikian, kegiatan ini tidak bisa ditunda ,karena imbasnya sangat menguntungkan Daerah. Dengan dinobatkannya Bupati Natuna sebagai pembicara terkait potensi SDM, seharusnya Masyarakat Natuna bisa berbangga diri, ucapnya.

Adapun kwota, dibutuhkan 5 orang. Seharusnya Saya ikut namun karena kwotanya 5 terpaksa kasub pemberitaan yang saya urus ucapnya.

Terkait Istri Bupati turut berangkat, Itu pakai biaya sendiri, kecuali yang 5 orang.

Tepatnya 24 Juli 2018, Bupati Natuna Drs. H Abdul Hamid Rizal, M.Si menjadi satu-satunya perwakilan daerah kabupaten/kota se – Indonesia mendapat kesempatan memperkenalkan dan memaparkan potensi Natuna di depan perwakilan RI yang membidangi investasi dan ekonomi di wilayah Eropa.Ini tidak terlepas dari kerja keras Kasubag antar Lembaga, Roni Indra, yang berkantor di Jakarta.

Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) London, merupakan bagian dari BKPM merupakan penyelenggara kegiatan rutin tahunan, rapat koordinasi ekonomi wilayah Eropa. Tahun ini, Kabupaten Natuna berkesempatan memperkenalkan potensi daerahnya dan membuka peluang investasi Dimata dunia. Dengan pemaparan Bupati, diharapkan investor uni Eropa berminat berinvestasi di Kabupaten Natuna.

Duta Besar LBBP RI untuk Swiss, YM. Prof. Muliaman Hadad, P.hd menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan di Hotel Schweizerhof , Bern, Swiss ini, sangat penting untuk bisa melakukan koordinasi dalam mengambil langkah dan sigap menanggapi isu ekonomi dunia. Karena sangat berpengaruh baik langsung, maupun tidak langsung terhadap Indonesia. Contohnya dinamika kebijakan politik dan ekonomi Amerika Serikat dalam persaingan dengan China.

Rapat Koordinasi Ekonomi ini dihadiri oleh 35 perwakilan KBRI di bidang investasi dan ekonomi dari negara-negara di wilayah Eropa.

Bupati Natuna dalam paparannya menjelaskan potensi investasi dan ekonomi Natuna, juga kesiapan Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi masuknya investasi ke Natuna dengan mempermudah izin dan mempersingkat prosedur.

Potensi unggulan Natuna disampaikan Bupati antara lain, potensi perikanan dimana wilayah Natuna 99% nya adalah lautan, pertanian, jasa kemaritiman, dan pariwisata.

Bupati didampingi oleh Kadis Perikanan, Kepala BP3D dan Kadis Pertanian Kabupaten Natuna untuk bisa menindaklanjuti secara teknis dengan perwakilan KBRI bidang investasi dan ekonomi se Eropa yang memang tertarik menggali informasi lebih dalam untuk kemudian bisa diteruskan kepada para calon investor di mana KBRI itu berada. Dipenghujung acara, tidak lupa Hamid Rizal meminta doa restu agar apa ya g dipaparkan di Eropa dapat membawa berkah, untuk menarik minat investor luar negeri berimpes di Natuna. Sebagai Bupati Natuna, niat saya hanya ingin memajukan Natuna, agar cepat berkembang./Roy.

Related posts