Banjir di Belu Hanyutkan Tanaman Jagung

Belu,  (MR)

Banjir yang melanda lima desa di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menghanyutkan puluhan hektare tanaman jagung. “Petugas masih mendata kerusakan tanaman. Tetapi puluhan hektare tanaman jagung di sepanjang bantaran sungai hanyut,” kata Camat Malaka Barat Anselmus Nahak, Selasa.

Banjir melanda daerah itu setelah hujan deras mengguyur wilayah Malaka selama tiga hari terakhir. Banjir mengakibatkan Sungai Benanain yang membelah Kecamatan Malaka Barat dan Malaka Tengah meluap hingga mengenangi permukiman penduduk. Menurut Anselmus, tanaman jagung yang hanyut tersebut sudah berbuah sehingga petani dipastikan gagal panen.

Banjir, ujarnya, tidak mengenangi tanaman kacang dan ubi-ubian karena terletak jauh dari bantaran sungai. Begitu pula pisang dan tanaman pertanian lainnya luput dari banjir. Lima desa yang dilanda banjir luapan Sungai Benanain, yaitu Lasaen, Umato’os, Umalor, Sikun, dan Desa Fafoe pada Selasa petang mulai surut. Ketinggian banjir yang sebelumnya sekitar satu meter telah berkurang tinggal 0,5 meter. >> Heribertus Kolo

Related posts