Pembangunan Gedung SDN Simpang Pacet Diduga Ada Penyelewengan

Cianjur, (MR)

Berdasarkan Investigasi dilapangan Chek and Rechek bahwa program pembangunan Gedung Sekolah Dasar  Negeri Simpang Kecamatan Pacet Cianjur diduga ada penyimpangan dan mark-up pembangunan tersebut.

Bantuan Kemendiknas anggaran APBNP tahun 2011 rata-rata sebesar Rp.195 juta untuk rehab berat (3) tiga ruang kelas, namun bantuan itu sangat disayangkan dan tidak diterapkan seutuhnya karena SDN Simpang Kecamatan Pacet Cianjur Baru dibangun rehabilitasi pada tahun 2009 dari anggaran Rolesharing Provinsi Jawa Barat rata-rata Rp.120 juta untuk (3) tiga ruang kelas, maka itu sangat aneh, bangunan SD baru (2) tahun sudah direhab kembali hingga mencapai Rp.195 juta dinilai akal-akalan sehingga bantuan Kemendiknas Rp.195 juta hanya diterapkan membangun WC kecil dan membeli genteng untuk (3) ruang kelas.

Menurut salah serorang Guru SDN Simpang Pacet Iin, mengatakan awalnya mengajukan untuk ruang kelas baru tapi keluar jadi rehab berat, “ boro-boro orang luar, Guru disini pun memang ada curiga, tetapi kenapa wartawan tidak bicara prinsip sesuai aturan,”. Kemudian Kepala Sekolah SDN Simpang namanya AI Aisyah S.Pd sekarang tidak ada disekolah, rumahnya saya tidak tahu nanti saja bicara langsung dengan Kepala Sekolah, jawabnya Iin.

Pekerja bangunan warga setempat Udung menyebutnya saya cuma pekerja bangunan harian, masalah ini Kepala Sekolah saja, katanya.

Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan Pusbindik TK-SD Kecamatan Pacet Dedi Rustandi S.Pd, Mpd menambahkan Kepala Sekolah SDN Simpang di telepon dari tadi tidak nyambung-nyambung, hp nya tidak aktif lagi pula saya sedang lesu pikiran saya sedang eror nanti saya mau menghubungi dulu Kepala Sekolah, jelasnya.

Kapusbindik. Red. Kepala Sekolah membangun tidak transparan papan proyek tidak dipasang karena diduga nilai dana takut terbongkar oleh masyarakat. >> Deden Trio / A. Sofiyan

Related posts