Rojaki:Jadilah Pemain Dikampung Sendiri, Jangan Jadi Penonton.
Natuna (MR)- Kunjungan Direktur ATKP, {akademi teknik keselamatan Penerbangan) Medan, disambut hangat masyarakat Natuna.Bagai mendapat durian runtuh, 160, putra putri Natuna berusia produktif, akan mendapat pelatihan secara gratis di berbagai bidang. Selama mendapatkan pendidikan, per-orang akan menghabiskan anggaran sebesar 40-50 juta.
Anggaran itu diambil dari dana APBN .ucap,Rojaki Aritonang,S.T.M.S.T.r, Kamis 15 Pebruari 2018. Saya bangga,melihat sambutan masyarakat Natuna ,begitu welcame terhadap pelatihan ini.
Pergunakanlah pelatihan ini, dengan baik, agar jangan jadi penonton di Daerah sendiri, melainkan jadi pemain,Ucap Rajokki, dengan logat medannya.Ia juga mendapat gelar seratus tokoh penerbangan di Indonesia.
“Kami baru dari Bayu wangi, Majalengka ,teeus singgah ke Natuna. Program ini dilakukan sesuai arahan dari Presiden.gunanya untuk mencerdaskan anak bangsa, terutama di daerah pesisir.
Ia meminta media ikut membantu, menebarjan informasi, agar masyarakat tau, pemerintah selalu ada ditengah tengah masyarakat .
Kegiatan yang dilakukan selama 2 bulan ini, kiranya dapat bermamfaat bagi putra putri Natuna. Jika selesai melakukan pelatihan, Mereka akan mendapat lisensi sertifikat.Saya yakin dengan tenaga pengajar handal, semua akan terserap dengan baik..
Karena Teori dan praktek dilakukan ratusan jam lamanya. Persyaratan bagi para peserta harus lulus seleksi kesehatan,tidak narkoba ,dan buta warna.
Mudah mudahan tahun depan kwotanya akan kita tambah. Soal pasilitas nanti akan kita lihat, jika memungkinkan akan kita angkut alatnya. Dan ini pertama kali dilakukan di Kepri . Kegiatan kita selaraskan dengan bela negara . Instrukturnya dari TNI polri.dan beberapa dosen pembimbing .
Ada beberapa kategori yang akan dilakukan pelatihan, sesuai dengan tamatannya,,
Diklat pelatihan basic avitation. Sekurity
.Marshalling,Tecnical Drawing,Basik PKP-PK,n
Perawatan motor listrik
perawatan air corditionering,
welding dan Feber optik.
Pelatihan ini, gratis tidak bayar. Mulai makan ,penginapan, biaya pelatihan plus uang saku, gratis. Jika ada yang coba meminta biaya lapor ke kami, ucapnya.
Misi ,Masyarakat pulau terluar harus di tingkatkankan wawasan dan SDMnya.
Kami menginginkan masyarakat di Natuna menjadi pemain, bukan jadi penonton
Kemarin kita lakukan cek kesehatan, jika ada yang gagal ,kami minta maaf.
Kami akan kerja sama dengan Dishub lewat pemerintah Daerah.
Ini instruksi Presiden no 25 tahun 2017, tidak boleh ada pungutan.ucapnya lagi
Biaya pelatihan satu orang sangat mahal. Peserta sekarang ada 160 orang.yang akan mengikuti pelatihan. Jika ada yang dari pesantren akan dilibatkan.Sekolah gratis ilmu gratis makan gratis dikasih lagi uang sakunya.
Salam hormat semoga bisa menjalankannya dengan baik.Dan tidak ada biaya kutipan, dari peserta , semua gratis.Para peserta tidak boleh besar kepala manfaatkanlah pelatihan ini , dengan baik.
Sementara Bupati Natuna, berterima kasih atas kegiatan ini, Lewat Sekda Natuna, menghimbau agar pelatihan ini, dapat dimanfaatkan seefisien mungkin. Semoga program pemerintah pusat, bisa berkelanjutan, guna menambah SDM, daerah pesisir ./Roy.
