Gunawan Damopolii: Komunitas Sehat Sangat Membantu Masyarakat Kotamobagu

Kotamobagu, (MR) – Komunitas Sehat dari Bahtera Nusantara Mandiri mengadakan seminar kesehatan dengan tema “Diabetes melitus dan stroke sebagai penyebab kecacatan di Indonesia”. Kegiatan ini berisi pemaparan materi dari dr. Cristian Pali, Selasa. (03/10) di gedung Manggala Matali. Bayu Yuwono, Manager Kenko No Kai dari Bahtera Nusantara mandiri Sulawesi Utara mengatakan Alasan kami mengusung tema tersebut, disebabkannya banyaknya orang tua yang memiliki pola makan tidak teratur. “Kita mengambil tema ini, disebabkan banyak orang tua yang makannya sembarangan. Tujuannya untuk meng-edukasi orang tua kita agar tidak mudah terkena diabetes,” ujar Bayu.

Acara ini dimulai dengan penyampaian materi dari dr. Cristian Pali tenaga kesehatan dari Rs. Kota Kotamobagu Materi awal ini, dr. Cristian memberikan materi Pencegahan Diabetes Mellitus dan Sosialisasi Diabetes, Pencegahan dan Pengobatannya.  dr. Cristian Pali mengatakan ada beberapa point yang perlu diperhatikan oleh peserta dalam seminar kesehatan kali ini. Pertama, wanita cenderung lebih mudah terkena diabetes mellitus. Disebabkan, jumlah hormon wanita lebih banyak dibanding pria. Ditambah, ada beberapa hormon wanita yang tidak dimiliki oleh pria.

“Alasan wanita lebih berpotensi menderita diabetes mellitus, disebabkan jumlah hormonnya yang lebih banyak dan ada beberapa yang tidak dimiliki pria,” Kedua, perlu untuk masyarakat menjaga pola makannya. Dalam hal ini, masyarakat perlu memperhatikan lima kunci sehat ala diabetes, antara lain diet sehat, olahraga, hindari stres, cek kadar gula darah secara teratur dan menghindari terjadinya luka, ungkap dr. Cristian Pali Adanya seminar kesehatan ini, memberikan edukasi kepada para peserta yang hadir.

“Bagus sih, acara ini bisa membuat saya mencegah terkena diabetes dari awal,” ungkap Gunawan Damopolii,  Asisten 2 Pemkot Kotamobagu selaku salah satu peserta seminar kesehatan sekaligus perwakilan dari Pemkot Kotamobagu.

Ditambah adanya kegiatan cek gula darah, menambah kesiapan ketika terkena diabetes mellitus. “Saya harap, kegiatan ini bisa ada lagi dan sangat membantu masyarakat yang ada di Kota Kotamobagu untuk sadar akan pentingnya dan mahalnya sebuah kesehatan, dengan adanya kegiatan ini saya dan masyarakat Kotamobagu jadi tahu bahwa diabetes mellitus sangat berbahaya,” ungkap Gunawan. >>Michael

Related posts