Zaharuddin ,Siap Bombardir Pertanyaan.

 

Natuna (MR)- Zaharuddin terlihat tergesa-gesa saat memarkir sepeda motor. Meski terlambat, Ia memasuki gedung pertemuan. Namun rawut wajahnya sedikit berubah tak kalah, yang duduk di depan, adalah ketua DPRD, bersama Anggota Komisi III.

Saat dirinya menyampaikan aspirasi, kepada Ketua DPRD Natuna, Yusripandi, dan , Hendri FN, secara terus terang Ia berkata, Sebenarnya sudah saya siapkan Bombardir Pertanyaan.Tapi setelah Saya lihat siapa yang datang, hati saya luluh. Sebab sering kelihatan, hanya ini ,ini aj, padahal banyak  anggota DPRD  dapil I namun jarang kelihatan.

Meski demikian ia menyoroti terkait  DBH migas Natuna,  turun draktid .Ini  tidak bisa kita biarkan. Sebagai tokoh pemuda Kami siap membantu , memperjuangkan hal ini bersama DPRD, dan pemerintah. Hingga sampai ke Pusat.Agar Penetapan Natuna jadi Daerah Penghasil diakui lewat UU.

Sebenarnya, masalah ,reses DPRD, ke Desa ceruk ini,  Bisa dibilang  hanya  pemanis di bibir saja, warga Ceruk ini lebih pintarlah.  soal lobi ngelobi, supaya pembangunan skala kecil terkucur kedaerah  ini.

Zaharuddin , akrab di panggil Deng. juga menyoroti bagaimana mengatasi anggaran pusat  yang makin hari semakin turun,. Apalagi soal dana DBH.kita ketahui anggaran pembangunan Natuna, sebahagian besar didapat dari dana bagi hasil. Jika DBH ini menurun drastis, bagaimana Kita bisa melakukan pembangunan secara maksimal?, ucap Deng…

Menanggapi persoalan diatas Hendri FN, mengaku hal ini. telah dijalankan.  Pemkab bersama DPRD, melakukan Lobi kepada Pusat dan Provinsi, memang agak berat. Tapi saya rasa,melalui OPD. Sudah berusaha, bekerja. .Tahun ini  Perkim telah melobi, Pemerintah Pusat untuk  membuat pengajuan rehap Rumah. Kumuh. Senilai 100 millyar.mudah mudahan, dapat terealisasi.

Soal migas, kami berterima kasih jika  masyarakat siap perjuangkannya. Bersama sama dengan Pemerintah dan DORD.Kuta gesa Agar Natuna sebagai daerah Penghasil bisa ditetapkan melalui UU.

Mengenai dana transper DBH, menurun draktis, itu disebabkan banyak faktor. Sumur Kita sudah banyak yang tua, jadi hasilnya tidak maksimal lagi.Tapi  dana DAk kita naik setiap rahunnya. Tahun ini, ada sekitar 300 millyar dana DAK terkucur ke Natuna.

Masalah wisata, Pemerintah juga sudah membentuk TP4D,guna percepatan parawisata sejaligus  memudahkan koordinasi kelembagaan.

Sehingga percepatan parawisata  bisa terlaksana dengan baik. Dengan demikian,secara otomatis bisa menyerap lapangan pekerjaan. Apalagi Pemerintah Pusat telah menetapkan 5 pilar percepatan pembangunan. Jika nawa cita  Jokowi itu terlaksana, perekrutan tenaga kerja anak Natuna tidak akan mencukupi..

Sekarang ini,  apa yang difokuskan didesa Ceruk ini. Kalau Parawisata ,kembang wisatanya. Tapi tolong harga tanah jangan selagit. Agar investor mau membangun daerah ini.

Terus terang, Saya bangga pada Tokoh pemuda seperti Zaharuddin, mampu menciptakan lapangan pekerjaan.mudah mudahan para pemuda di desa ini mampu menciptakan juga lapangan pekerjaan./Roy.

Related posts