Halut, (MR)
Pemerintah daerah Kabupaten Halut, beberapa waktu lalu, (12/5), telah kedatangan tamu dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Maluku. Pertemuan dalam rangka MoU berlangsung hampir satu jam lebih di ruang meeting room kantor bupati.
Rektor Unpatti Ambon, Prof. Dr. M.J. Saptteno, dalam sambutannya, menjelaskan Unpatti Ambon bukan hanya melakukan kerja sama atau MoU dengan Pemkab Halut, tetapi ada beberapa pemerintah daerah yang ada di Indonesia Timur maupun di luar negeri termasuk Belanda dan negara lainnya.
“Kerja sama MoU dengan Pemda ini di bidang hukum, perguruan tinggi, pemerintahan, sosial ekonomi, penelitian, pertanian dan perikanan”, jelasnya. Lanjut dia, kerja sama yang dilakukan ini selama lima tahun dan dapat diperpanjang kembali, asalkan ada kesepakatan bersama antara kedua bela pihak dalam surat perjanjian. Bahkan pada tahun ini, kami rencana akan membangun asrama mahasiswa putra dan putri, anggarannya bersumber dari bantuan negara Belanda.
“Jadi kalau ada mahasiswa dari Halut yang berstudy di Unpatti Ambon bisa tinggal di dalam asrama”, katanya. Guru besar ini menjelaskan, pendidikan sangat penting untuk mencapai generasi muda yang lebih baik di masa yang akan datang. Selain itu, program SKPD yang sudah ditetapkan dalam APBD harus dijalankan demi untuk kebutuhan masyarakat, dan jangan ada program yang tidak pro rakyat, harus berdampak positif terhadap masyarakat umum.
“Kami berharap dengan ada MoU ini semua SKPD dapat mendukung dan harus jalankan program yang berpihak kepada masyarakat”, tutup Saptteno.
Sementara, Bupati Frans Manery, mengungkap dalam kerja sama ini bisa berjalan maksimal selama lima tahun ke depan. Maka, saya berharap semua pimpinan SKPD harus mendukung kerja sama dalam MoU ini. Sebagai alumni yang pernah menimba ilmu di Unpatti saya memberikan dukungan dan tetap menjaga kerja sama dengan baik.
“Sebagai alumni saya siap menjalankan kerja sama dalam bentuk MoU dengan kampus Unpatti Ambon”, tutup Frans. Hadir pula dalam pertemuan, wakil bupati Muchlis Tapi Tapi, Sekda Fredy Tjandua, dan pimpinan SKPD. >>Karl
