Dirjen PKP Kemendesa PDTT Bersama Anggota Komisi V DPR RI Kunjungi Trenggalek

Trengalek, (MR)
Dirjen Pengembangan Kawasan Pedesaan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Johozua Markus Yoltuwu bersama dengan Anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Jatim VII, Drs. H. Gatot Sudjito, M.Si., mengunjungi Kabupaten Trenggalek, Minggu (30/4/2017). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., di ruang paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek. Selain Bupati Trenggalek, turur hadir pula pimpinan OPD, Camat Durenan, Kepala Desa Pandean, Kepala Desa Durenan, serta Kepala Desa Panggungsari dan tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya, Bupati Emil Dardak menyampaikan bahwa, “konsep Desa Membangun akan benar-benar dijalankan semaksimal mungkin. Dan untuk itu kami senang sekali pada saat mendengar kabar dari Kepala Desa Pandean dan juga dukungan dari rekan-rekan Kepala Desa di Kecamatan Durenan menyampaikan bahwa ini akan dibangun Pasar Kawasan.”

Menurut Emil Dardak, dengan dibangunnya Pasar Kawasan Pedesaan di Desa Pandean Kecamatan Durenan tersebut akan menjadi persimpangan yang strategis di kawasan selatan Jawa Timur. Hal tersebut karena adanya rencana pengembangan kawasan diantaranya rencana pembangunan bandara, juga rencana pembangunan jalan tol Kertosono-Kediri yang mana pernah disampaikan oleh Menteri BUMN agar diperpanjang hingga Tulungagung, sehingga menjadi jalur strategis yang akan menghubungkan Malang-Yogyakarta dengan Surabaya.

Sementara itu Dirjen PKP Kemendesa PDTT, Johozua Markus Yoltuwu mengatakan bahwa keberadaan pasar kawasan sangat penting karena berperan menjadi pusat lalu lintas barang, pusat kegiatan ekonomi, juga transaksi jual beli produk antar desa dalam satu kawasan. Apalagi pasar kawasan nantinya akan dikelola oleh BUMDes bersama antar desa dalam sebuah kawasan.

Dalam Kesempatan tersebut, Dirjen PKP juga menjelaskan terkait manajemen sistem dalam pengelolaan BUMDes untuk mendukung pengembangan Pasar Kawasan Pedesaan. “Sehingga kedepan para tengkulak yang punya modal besar itu, itupun kalau masuk ke BUMDes bukan dalam rangka intervensi untuk penguasaan sistem permodalan atau mengatur BUMDes, tetapi hadir sebagai warga masyarakat,” ungkap Johozua.

Lebih lanjut, Johozua mengatakan bahwa Pasar Kawasan Pedesaan dibangun di jalan provinsi atau jalan utama, beserta fasilitas jalan untuk tempat mobilisasi barang. Serta konsep yang akan diterapkan dalam membangun pasar kawasan adalah village industrial and rest area. Usai beramah tamah dengan Bupati Trenggalek, Dirjen PKP Kemendesa PDTT kemudian meresmikan Pasar Kawasan Pedesaan yang berlokasi di Desa Pandean Kecamatan Durenan dengan didampingi oleh Bupati Trenggalek, Anggota Komisi V DPR RI, Muspika Kecamatan Durenan serta Perangkat Desa Pandean. >>Sur/Hms

Related posts