Dana Penyangga Bahan Baku Tembakau 2009-2011 Diduga Rekayasa

Pamekasan,(MR)

DPBBT (dana penyangga bahan baku tembakau)  kian buram sebab M.Ibnu Hajar, selaku penandatangan Mou tidak dapat beri keterangan bahwa dana tersebut sudah dikebalikan ke keuangan. Namun beliau tidak dapat buktikan bahwa dana tersebut dikembalikan karena saat ditanya kapan dikembalikan ? dia lupa hari&tanggal pengembaliannya. Padahal setiap bulan harus ada laporan dari Hipropam Ke Disperindag kabupaten pamekasan.

Bakorwil Madura LPK2HI, Ir.Rahmatullah didampingi sekjen LPK2HI, MRUBA’I bserta tim investigasi saat ditemui di hotel sangria-la mengatakan “Kami akan usut tuntas kasus ini karena diduga sarat rekayasa dan dapat menodai nama baik Kabupaten Pamekasan yang berselogan  gerbang salam”.

Sekjen LPK2HI, M.RUBA’I Menuturkan “beberapa perusahaan rokok yang punya NPBKC (nomor pokok barang kena cukai) tidak dapat dana penyangga bahkan tidak pernah ada penawaran DPBBT samasekali program ini dari Hipropam. Yang lebih ironis lagi ada perusahaan tanpa nama yang mendapat dana penyangga bahan baku tembakau 2009-2011”. Berapa perusahaan yang mendapat DPBBT yang dinyatakan Bangkrut & yang telah mengembalikan dana tersebut.

Sedangkan Ketua Hipropam, H.Hamid yang juga hingga saat ini  terkesan menghilang sebab beberapakali ingin ditemui di rumahnya tidak ada. Bahkan bupati kabupaten Pamekasan pun terkesan acuh dalam penanganan proyek yang diduga rekayasa ini. >> MIR

Related posts