Jakarta, (MR)
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan keterlambatan pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) bukan kesalahan kementerian ini, melainkan kesalahan daerah.
“BOS tidak dicairkan atau terlambat dicairkan bukan kesalahan mendikbud, melainkan kesalahan bupati atau wali kota, karena semua dananya telah dicairkan,” katanya di sela membuka Lokakarya Penajaman Peran serta Fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud di Bogor, Sabtu (22/10).
Lokakarya yang digagas Balitbang Kemendikbud merupakan kegiatan pertama yang diikuti Musluar Kasim selaku Wamendikbud Bidang Pendidikan sejak dilantik tiga hari lalu. “Lokakarya ini merupakan kegiatan pertama yang saya ikuti sebagai Wamendikbud,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya berharap agar masyarakat memahami persoalan yang sesungguhnya dalam sejumlah kasus keterlambatan pencairan dana BOS. “Beberapa daerah mengalami keterlambatan pencairan dana BOS. Itu bukan kesalahan Kemendikbud, tetapi kesalahan daerah. Dananya sudah diturunkan ke daerah,” katanya.
Ia berharap Kemendikbud jangan terus disalahkan dalam hal pencairan dana BOS, karena dananya telah diserahkan ke daerah. Meski demikian, menurut dia, keterlambatan tersebut menjadi catatan untuk bahan evaluasi yang akan dilakukan Kemendikbud. >> Tedy Sutisna
