150 Km Jalan Bombana Bakal Naik Status

man-arfahBombana, (MR)
Sepanjang 150 KM jalan kabupaten di Bombana diusulkan naik status menjadi jalan nasional. Jalan yang diusulkan tersebut, kata Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si terdiri dari tiga ruas, masing-masing, jalan Toburi-Mulaeno sepanjang 30 KM, Jalan Kasipute-Bambaea 40 KM dan di Pulau Kabaena jalan Dongkala-Kokoe 80 KM.

Pengusulan peningkatan status jalan tersebut, lanjut mantan Kepala Dinas Pendapatan Kabupaten Bombana ini, dilakukan dengan pertimbangan karena jalan tersebut terbilang panjang dan bila dibangun menggunakan anggaran daerah, akan sangat menguras APBD, sehingga sebaiknya pembangunannya dibiayai APBN.

“Pertimbangannya, karena jalannya cukup panjang, supaya APBD tidak terbebani. Jadi pembangunannya biar ditangan P2JN (Perencanaan dan Pemeliharaan Jalan Nasional),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Binamarga, Abd. Rahmat ZT., ST.,MT yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (26/9) meyakini kalau Kementerian PU dan PR akan menyetujui usulan kenaikan status jalan tersebut.
Pasalnya, jalan yang diusulkan memenuhi kriteria jalan yang dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional, yakni ujung pangkalnya bertemu dengan nasional.

“Syaratnya, asalkan ujung pangkalnya ketemu di jalan nasional, kecuali Kabaena (Dongkala-Kokoe, red.) nanti statusnya jalan strategis nasional, karena letaknya di pulau dan menghubungkan dua kabupaten (Bombana dan Buton, red.),” jelasnya.

Menurut Rahmat, selama tahun 2015-2016, ketiga ruas jalan tersebut telah dialokasikan anggaran pengaspalan sebesar Rp 82 miliyar dalam bentuk kontrak multiyear. Masing-masing, Dongkala-Kokoe Rp 17 miliar, Kasipute-Bambaea Rp.40 miliar dan Toburi-Mulaeno Rp.25 Miliar. “Jadi kita tidak dialokasikan lagi anggaran untuk tahun 2017,” imbuhnya. >>HT

Related posts