Kontraktor Tertawa, Prabumulih Menangis Dalam Pangkuan APBD

2Prabumulih, (MR)
Pernahkah terbayangkan kondisi sebenarnya yang tengah di alami Kota Prabumulih,dengan APBD yang ada soal pembangunan pisik pengerjaan proyek yang di lakukan oleh beberapa kontraktor pelaksana sebagai rekanan pemerintah Kota Prabumulih dalam perealisasian program dana APBD dan DAK 2016.

Berdasarkan investigasi media rakyat langsung di lapangan memantau pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD dan DAK 2016,di dapati pengerjaan yang diduga dalam pelasanaan nya mengarah kepada pencurian volume atau korupsi.

Seperti yang di beritakan pada edisi sebelumnya peningkatan Jalan Perumnas Vina Sejahtera seperti yang di informasikan sebelumnya bahwa dalam pelaksanaannya di duga kebanyakan hanya memplaster dan membuat topi pekerjaan proyek yang lama.

Selain vina sejahtera,berdasarkan pantauan langsung masih banyak lagi pengerjaan proyek prabumulih yang di laksanakan diduga berpeluang melakukan tindak korupsi.

Seperti salah satunya,proyek pelaksanaan peningkatan jalan Bangka,Belitung,Krakatau,Nias,Samosir di duga yang di ramkum menjadi satu paket pengerjaan yang diduga di laksanakan oleh PT.Cipta Prima Kontrindo dengan anggaran di duga lebih dari empat miliar rupiah.

Sebagaimana yang terpantau,bahwa pengarjaan proyek tersebut patut di duga akan menjadi peluang mengarah kepada tindak pidana korupsi,pasalnya berdasarkan pantauan rekanan pemkot satu ini buat parit dengan menimbun dengan tanah dan di beri cassing sedemikian rupa sehingga nampak seperti pengerjaan dengan volume yang besar.

Sementara pelaksana proyek belum bisa di konfirmasi soal hal ini,saat media rakyat ingin konfirmasi melalui HP mandor pelaksana memberikan nomor HP yang salah sehingga tidak dapat di konfirmasi. >>Alex Effendi

Related posts