Muara Enim, (MR)
Pada sat itu kami dari Media Rakyat memeriksa bangunan proyek APBD Ka. Muara Enim senilai Rp. 689.472.000,- proyek tersebut dinilai terlalu besar anggaran yang seharusnya dikerjakan dengan dana 300 juta saja sudah selesai. Tetapi, sisa sekitar 300 juta itu mau dibawa kemana. Sisa uang proyek tersebut apakah dibangunkan lagi untuk peningkatan puskesmas kecamatan Benakat, namun yang kami sesali pada saat itu tidak ketemu pemborongnya Hengki. Yang ketemu adalah tukang kelas berat. Yang dikerjakan oleh CV. Gunung Sakti dan pada saat itu pemborong Hengki tidak ada ditempat.
Yang dikerjakan untuk selama 2 bulan atau 150 hari kalender, melalui dana APBD Muara Enim tahun 2015 dan menurut keterangan tukang Bapak Hengki masih ada di Prabumulih, terpaksa berita ini turun. >>Alfian/Manalu
