Teluk Bintuni, (MR) – Rumah Sakit Umum Teluk Bintuni berhasil mengoperasi sebanyak 37 pasien penyakit katarak dalam kegiatan Operasi katarak Gratis seminggu lalu. Menurut keterangan Direktur Rumah Sakit dr. Eka Suradji pelaksanaan operasi katarak ini merupakan program dari Rumah sakit mengingat masih banyak penderita katarak di teluk Bintuni.
Dalam kegiatan operasi tersebut melibatkan satu orang dokter mata dari Rumah Sakit Celebes Solo yang dibantu oleh dua orang perawat. “Kita melibatkan satu dokter mata dari rumah sakit Celebes Solo dan dua perawat juga satu dokter umum, dan dari 50 pendaftar kita berhasil mengoperasi 37 pasien,” kata Dokter.
Dijelaskan, operasi katarak ini adalah yang ke tiga kalinya setelah sebulnya pada tahun 2014 dan 2016 juga dilaksanakan operasi yang sama. Namun tahun ini jumlah pendaftar menurun karena penyakit yang sifatanya baru muncul menahun Dimana pada tahun 2014 terdapat 200an pasien dan berhasil mengoperasi 75 orang, tahun 2016 sekitar pendaftar 150 orang yang dioperasi 50 orang dan pada tahun ini pendaftar 50an orang 37 dioperasi.
Namun sebanyak 50 persen adalah penyakit katarak (pengapuran lensa mata) dan sisanya teridium (lapisan membrane jaringan yang tumbuh ke bagian dalam). “Nanti kita lihat lagi apakah kita perlu lakukan tiap tahun atau tidak karena jumlah pasien semakin menurun, mungkin akan kita laksanakan setahun sekali atau bagaimana kita masih akan tinjau lagi” kata Eka.
Tahun ini jumalah Pasien dari berbagai macam distrik. Nierga, mukti, tembuni, kaitaro babo sumuri untuk arandai weriagar pasien sempat mendaftar namun batal. Penyebab penyakit katara sendiri adalah karena proses penuaan, biasanya orang usia 50 sampai 60 tahun mudah terkena penyakit ini karena paparan sinar matahari di bintuni dengan sinar matahari yang begitu terik sehingga cepat orang terkena penyakit ini. >>Haiser Situmorang
