Bolaang Mongondow, (MR) – Kepala Desa Bombanon, Kecamatan Lolayan,Bolaang Mongondow Sulawesi Utara membentuk tim relawan desa Lawan Covid-19 Bombanon lakukan penyemprotan disinfektan yang ke-2 kalinya diwilayah lingkungan warga sebanyak 230 rumah dengan jumlah 296 KK serta tempat ibadah dan bangunan fasilitas umum lainnya, Selasa(29/04). Hal ini merupakan salah satu agenda yang rutin akan dilaksanakan dengan sistem berkala. Gita Ratnasari Tuuk sang Kepala Desa yang anggun dan berparas cantik serta pintar ini berharap dengan adanya gerakan ini dapat membangkitkan tingkat kewaspadaan terhadap pandemi Covid-19 ini serta membangun kesadaran warga akan kebersihan lingkungan sekitar kita.
“Harapan saya hal ini mampu membangkitkan tingkat kewaspadaan warga desa bombanon untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya.”harapnya
Gita sapaan akrab kepala desa bombanon ini juga menuturkan, penyemprotan disinfektan ini untuk langkah pencegahan melawan pandemi sebelum masuk pada fase pengobatan.
“Hari ini kami melakukan penyemprotan, mudah-mudahan desa kami tidak terjangkit virus Corona untuk itu pilihan ada ditangan kita semua, ingin sehat harus bersih dan selalu jaga kesehatan dengan membantu mewujudkan desa wajib masker,beberapa waktu kedepan akan kami laksanakan pembagian masker gratis kepada semua warga desa sebagai bentuk respon cepat atas kebijakan Presiden RI untuk wajib gunakan masker dalam beraktivitas,” ujarnya.
Selain penyemprotan disinspektan, juga mengimbau warga senantiasa menjaga lingkungan melalui kerja bakti dan sosialisasi penyegahan virus Corona dengan membantu menggerakan desa wajib masker.
“Sejauh ini di Desa Bombanon belum ada yang terjangkit, kita juga melakukan sosialisasi kepada warga,” jelasnya.
Selain kegiatan penyemprotan disinfektan bersama Relawan desa beliau juga menjalankan Pos Jaga dengan mengaktifkan jam malam dengan ronda malam berjadwal dan pemasangan portal setiap lorong dengan memeriksa tamu yang akan masuk ke wilayah desa bombanon.
“Dalam penyemprotan disinsfektan ini, kami juga lakukan pemberian imbauan kepada warga untuk membentuk jadwal ronda malam dan pemasangan portal serta memantau aktivitas warga dengan selalu menggunakan masker saat bepergian dan mendata keluarga-keluarga yang layak mendapatkan BLT-DD.” katanya.
Gita juga mengimbau warga yang ingin berpergian keluar daerah untuk menunda keberangkatan. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Neni)
