Workshop Pengembangan Teknik Energi Terbaru Di SMKN 1 Kotamobagu

Kotamobagu, (MR) – Dalam rangka mempersiapkan dan terampil di bidang teknologi dengan menyusun RPP daring dan melaksanakan ujian dengan sistem online dan teknik energi terbarukan.

Hardi Mokoginta, S.Pd selaku kepala sekolah SMK N 2 Kotamobagu dan Guntur Malensang, S.Pd, MM selaku wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Kotamobagu bekerjasama dengan Balai besar pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi di bidang teknik, mesin dan teknologi bandung dengan menggelar workshop di SMKN 1 Kotamobagu yang dimulai dari tanggal 3 hingga 5 November 2020.

“Guru-guru yang dilatih nantinya meneruskan ilmu yang diberikan kepada anak didiknya di sekolah,” ujar Hardi Mokoginta selaku narasumber.

Menurutnya, upaya peningkatan jumlah tenaga kerja terampil khususnya dibidang teknologi dan teknik energi terbarukan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi dan untuk mengurangi emisi gas serta meningkatkan penggunaan energi terbarukan di Tanah Air.

“SMKN 1 Kotamobagu sekarang menjadi sekolah sebagai contoh yang mendapat pelatihan teknik energi terbarukan, pada pelatihan ini para guru juga diberikan pengetahuan dasar-dasar teknik energi terbarukan dari para pakar,”tambah Hardi.

“Dengan pengetahuan tersebut diharapkan para guru nantinya dapat memahami konsep dasar dan prinsip energi hidro (tenaga air), energi surya, energi angin serta energi bio masa, selain itu, guru juga akan memahami cara perhitungan dasar konversi energi dan mampu menyampaikan materi-materi tersebut kepada anak didik mereka, karena melihat kedepa. bahan energi kita perlahan-lahan akan menyusut dan habis, untuk itu kami membuka jurusan baru teknik energi terbarukan agar kita mempunyai energi alternatif agar nantinya dapat menjaga ketahanan energi,”jelasnya.

Dukungan dari Kepala Sekolah SMKN 1 Kotamobagu, Sartika Paputungan, S.Pd pun mengapresiasikan atas pengembangan teknik energi terbarukan menjadi suatu program jurusan di sekolahnya.

“Saya sangat mendukung dan semoga kegiatan ini diharapkan mampu menjadi tambahan ilmu pengetahuan bagi anak didik, terutama mengenai perkembangan teknik energi terbarukan di dunia,”ujarnya.

Karena seiring waktu, teknik energi terus saja berkembang dan pada akhirnya lebih membutuhkan inovasi-inovasi baru dalam bidangnya.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memunculkan inovasi baru dalam bidang energi baru terbarukan. Sehingga dapat diaplikasikan dalam masyarakat.”tambahnya

Guntur Malensang yang juga selaku narasumber dalam menyusun RPP daring dan pelaksanaan ujian online harus dipahami oleh guru-guru sehingga dapat mencakup anak-anak yang melaksanakan ujian di rumah.

Menurut Guntur, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah penjabaran silabus yang menggambarkan rencana prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi yang digunakan sebagai pedoman guru untuk menjalankan dan melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan/atau dilapangan, untuk mencapai satu atau lebih kompetensi dasar dari sebuah komponen penting dari KTSP, yang pengembangannya harus dilakukan secara profesional. (Neni)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.