WANA wisata Pacet Air Panas Padusan dan Wisata Pemandian Ubalan, Pacet, Kabupaten Mojokerto masih diminati pengunjung tak takut dengan kejadian banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga desa di Kecamatan Pacet, tiga hari lalu. Padahal petugas gabungan menganti-sipasi kejadian serupa dengan cara menutup sementara lokasi wisata yang berada di perbu-kitan Pacet tersebut.
Sedikitnya 30 lebih pengun-jung mengunjungi lokasi wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet setiap hari-nya, Mereka datang ke lokasi ini menggunakan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua. Sedikitnya ada tujuh mobil lebih terparkir di dalam area lokasi ini dan ratusan sepeda motor terparkir juga dalam area lokasi wisata.
Tujuan pengunjung datang kelokasi usai kejadian bencana alam itu beragam. Mereka ada yang hanya sekedar masuk ke lokasi wisata dan hanya duduk-duduk di warung. Ada pula yang tetap ingin masuk mandi di kolam air panas bersama keluarganya. “Saya berlima dengan keluarga, Hanya ingin mandi di kolam air panas setelah itu pulang,”. Ujar Sunyoto (40) warga Desa Candisari Awang-awang Mojosari, itu sebenar-nya mengetahui jika Pacet kini dalam keadaan siaga bencana alam. Namun, demi menghibur anak dan keluarganya dia tetap mendatangi wisata air panas padusan dan mandi di kolam air panas untuk warga setempat, bukan di kolam renang air panas. “Sebenarnya sih takut sedikit. Tapi bencana itukan sudah takdir Tuhan, Saya juga ingin tahu perkembangan bencana dari dekat,” ucapnya.
Pantauan Media Rakyat di lapangan, selain kolam air panas, warung dan sewa kuda juga di minati pengunjung. Pasalnya, lokasi kolam renang yang di kelola instansi terkait sedang di tutup sementara. Akan dibuka kembali setelah cuaca benar-benar mendu-kung.” Kami masih siaga sejak banjir bandang itu. Kami ntetap jaga, tapi petugasnya di warung. Setelah aman kami buka kembali.” Terangnya. >>No

